ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Pemuda Pangkalpinang Ubah Limbah Kayu Menjadi Produk Seni Unik dan Bernilai Tinggi

Jumat, 20 September 2024 | 23:18 WIB
IS
NF
Penulis: Irwan Setiawan | Editor: NF
Limbah kayu menjadi produk seni unik dan bernilai tinggi di Pangkalpinang
Limbah kayu menjadi produk seni unik dan bernilai tinggi di Pangkalpinang (Beritasatu.com/Irwan Setiawan)

Pangkalpinang, Beritasatu.com - Limbah kayu yang biasanya hanya digunakan sebagai kayu bakar atau dibuang, ternyata dapat diolah menjadi barang bernilai ekonomi tinggi. Di tangan sekelompok pemuda dari Pangkalpinang, Bangka Belitung, limbah kayu ini diubah menjadi berbagai karya seni yang dapat menghasilkan uang.

Bentuknya unik dan estetis dengan beragam produk, seperti jam dinding, toples, hiasan lampu, asbak, tempat pena, piring, sendok, garpu, dan lainnya. 

Tak disangka, karya seni yang menarik dan bernilai ini terbuat dari limbah kayu yang sering dianggap tidak berguna dan hanya dibakar.

Salah satu produk dari limbah kayu yang dibuat perajin di Pangkalpinang - (Beritasatu.com/Irwan Setiawan)
Salah satu produk dari limbah kayu yang dibuat perajin di Pangkalpinang - (Beritasatu.com/Irwan Setiawan)

Melalui tangan-tangan kreatif para pemuda ini, limbah kayu diproses mulai dari pemilihan bahan, pemotongan, pembentukan, hingga tahap penyelesaian akhir. Kelompok perajin yang tergabung dalam "Garis Bangkayu" mendapatkan limbah kayu dari tempat pembuangan dan juga melalui kerja sama dengan dinas lingkungan setempat.

ADVERTISEMENT

"Untuk sementara waktu, kami mendapatkan kayu dari teman-teman yang menebang pohon di pinggir jalan. Awalnya, mereka membuangnya di tempat pembuangan, dan kami mengambilnya dari sana," kata salah satu perajin, Siswoyo kepada Beritasatu.com, Jumat (20/9/2024).

Siswoyo menjelaskan, pada awalnya, aktivitas ini dilakukan secara manual sejak 2017. Namun, setelah mendapatkan legalitas pada 2022, mereka mulai menerima bantuan peralatan dari berbagai pihak, yang sangat membantu dalam memenuhi pesanan.

Peralatan makan, seperti sendok, garpu, dan piring yang terbuat dari limbah kayu hasil perajin di Pangkalpinang. - (Beritasatu.com/Irwan Setiawan)
Peralatan makan, seperti sendok, garpu, dan piring yang terbuat dari limbah kayu hasil perajin di Pangkalpinang. - (Beritasatu.com/Irwan Setiawan)

Meskipun masih menghadapi kendala dalam pemasaran, produk mereka mulai diminati oleh pasar nasional dan internasional.

"Harga produk kami cukup terjangkau, mulai dari Rp 10.000 hingga Rp 300.000," jelasnya.
 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon