Menyusuri Kowloon, Harmoni Modern dan Tradisional di Jantung Hong Kong
Senin, 13 Januari 2025 | 14:24 WIB
Hong Kong, Beritasatu.com - Hong Kong, sebuah kota metropolitan yang menjadi pertemuan budaya Timur dan Barat. Hong Kong memiliki lebih dari 260 pulau yang menawarkan pengalaman wisata unik.
Beritasatu.com mendapatkan kesempatan dari Hong Kong Tourism Board (HKTB) untuk mengeksplorasi kota ini pada 12 Januari 2025 hingga 17 Januari 2025. Pada Minggu (12/1/2025), Kowloon menjadi destinasi pertama yang dikunjungi. Di tengah hiruk-pikuk Hong Kong yang dinamis, Kowloon berdiri sebagai simbol harmoni antara masa lalu dan masa kini.
Untuk bisa mencapai kawasan ini, dari Bandara Internasional Airport wisatawan harus melintasi jembatan Tsing Ma, salah satu simbol inovasi dan konektivitas di Hong Kong. Jembatan Tsing Ma menjadi salah satu jembatan gantung terpanjang di dunia yang mendukung lalu lintas kereta dan jalan raya.
Dengan panjang bentang utama 1.377 meter, Tsing Ma Bridge menghubungkan Hong Kong International Airport dengan kawasan urban lainnya. Pemandangan dari jembatan ini, terutama saat matahari terbenam, adalah salah satu yang paling memesona di seluruh kota.

Jembatan ini menghubungkan Pulau Lantau dengan daratan Hong Kong. Dari atas jembatan, pengunjung dapat menikmati pemandangan laut yang memukau dan siluet kota di kejauhan.
Kawasan Kowloon menawarkan pengalaman wisata yang unik. Distrik ini merupakan pusat kehidupan malam, belanja, dan budaya.
Di balik megahnya gedung pencakar langit dan infrastruktur modern, Kowloon menyimpan sisi tradisional yang tak kalah menarik. Jalanan kecil di kawasan Mong Kok atau Jordan dipenuhi toko-toko kuno dan pasar tradisional, seperti Ladies Market, yang menjual barang-barang unik, mulai dari herbal, kerajinan tangan, hingga camilan khas Hong Kong.

Kowloon semakin hidup di malam hari. Di area Tsim Sha Tsui, pengunjung dapat menikmati pemandangan cakrawala Hong Kong yang spektakuler. Tempat ikonik lainnya adalah menara jam, yang menjadi saksi sejarah transportasi Hong Kong.
Menara jam ikonik ini, yang dibangun pada 1915, merupakan peninggalan dari bekas Stasiun Kereta Kowloon-Canton. Dengan struktur bata merah dan granitnya, menara ini menjadi pengingat masa kolonial sekaligus tempat wisata favorit yang memberikan nuansa nostalgia.

Menara jam ini sekaligus menjadi penanda dari Victoria Harbour. Area pelabuhan ini menjadi salah satu tempat ikonik yang harus dikunjungi. Di sekitarnya, terdapat beberapa bangunan monumental, termasuk The Peninsula, lokasi pengambilan gambar film The Dark Knight (2008).
BACA JUGA
Menko Airlangga dan Financial Secretary Hong Kong Dorong Investasi dan Jajaki Kerja Sama Strategis
Menjelajahi Kowloon menjadi cerminan perjalanan waktu. Gedung pencakar langitnya mewakili kemajuan, sementara bangunan tua dan situs bersejarahnya menjadi bukti penghormatan terhadap tradisi. Perpaduan ini menciptakan pengalaman yang unik, di menghadirkan semangat modern sekaligus kedamaian dari masa lalu.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




