Bebek Goreng Utuh Jadi Primadona Baru Kuliner Boyolali
Jumat, 1 Agustus 2025 | 23:15 WIB
Boyolali, Beritasatu.com-Pecinta kuliner bebek kini punya alternatif baru saat berkunjung ke Boyolali, Jawa Tengah. Di kota yang dikenal dengan susu sapi ini, kuliner bebek utuh tengah menjadi kuliner yang naik daun.
Baca Juga: Lontong Balap, Kuliner Warisan Turun Temurun di Kota Pahlawan
Berbeda dari menu bebek biasa yang disajikan per potong, menu satu ekor menyajikan satu ekor bebek utuh, lengkap dari kepala hingga kaki, tanpa dipotong sedikit pun yang dibumbui dengan rempah khas dan dimasak dalam waktu lama agar tekstur dagingnya empuk dan bumbunya dapat meresap dengan sempurna, sehingga kulitnya renyah dan aromanya menggugah selera.
Baca Juga: Jelajahi Pasar Keramat, Surga Kuliner di Mojokerto dengan Nuansa Jadul
Salah satu tempat yang menyajikan menu ini adalah Warung Makan Bebek Goreng Mbah Mangoen Soemarto di Desa Bendosari, Kecamatan Sawit, Boyolali. Salah seorang pengunjung, Dian Kartika sengaja datang dari Solo untuk menikmati kuliner satu ini. Menurutnya, harga yang ditawarkan cukup terjangkau, dengan cita rasa yang memuaskan.
“Pesan bebek goreng utuh dan rica-rica. Saya baru sekali ini, ternyata porsinya gede dan nasi sama sambalnya ambil sendiri dan ada tiga varian sambal,” ujar Dian saat ditemui, Kamis (31/7/2025).
Sementara itu, pengelola Warung Makan Mbah Mangoen Soemarto, Prasetyo Setiawan, menjelaskan pihaknya menyediakan bebek goreng utuh seharga Rp 59.000 dan bebek ukuran sedang seharga Rp 28.000. Warung ini juga menyediakan menu rica-rica bebek, tongseng, dan bebek gongso.
“Kalau tongseng kita banderol Rp 30.000 per porsi. Kalau nasi ambil sepuasnya dengan harga Rp 5.000,” ujar Setiawan.
Prasetyo mengatakan, proses memasak bebek memerlukan waktu hingga satu jam untuk memastikan bumbu meresap dan daging menjadi empuk.
“Bebek kita bersihkan lendir-lendirnya, dimasak cukup lama sampai satu jam, kemudian baru masuk ke proses penggorengan,” tandasnya.
Tengah menjadi primadona, warung makan yang buka setiap hari mulai pukul 10.00 WIB hingga 22.00 WIB ini kerap dipadati pelanggan dari berbagai daerah, seperti Solo, Yogyakarta, Klaten, hingga Jawa Timur. Dalam sehari, warung ini bisa menghabiskan hingga 75 ekor bebek, dan lebih dari 150 ekor saat akhir pekan atau libur panjang.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Jet AS Rontok di Iran, Ini Daftar Peristiwa yang Memalukan Amerika




