Pemeriksaan Sherina Munaf Soal Kucing Uya Kuya Ditunda
Senin, 8 September 2025 | 16:49 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Pemeriksaan terhadap selebritas Sherina Munaf terkait kasus penjarahan pada rumah Uya Kuya di Polres Jakarta Timur ditunda.
Polres Metro Jakarta Timur memastikan agenda klarifikasi tersebut akan dijadwalkan ulang, mengingat Sherina berhalangan hadir.
Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Dicky Fertoffan menjelaskan, Sherina Munaf akan dimintai keterangan sebagai saksi, khususnya mengenai penyelamatan kucing-kucing milik Uya Kuya pascapenjarahan.
“Iya, yang bersangkutan minta dijadwalkan lagi,” ujar AKBP Dicky Fertoffan kepada wartawan, Senin (8/9/2025).
Meski demikian, AKBP Dicky belum bisa memastikan kapan jadwal baru pemeriksaan akan dilakukan. Menurutnya, hal tersebut sepenuhnya menjadi kewenangan penyidik.
“Untuk pastinya penyidik yang tahu,” tambahnya.
Ia memastikan pemanggilan Sherina hanya sebatas klarifikasi. Penyidik akan menggali informasi mengenai jumlah hewan yang berhasil diselamatkan, kondisi saat ditemukan, hingga potensi kaitan dengan tindak penelantaran hewan.
“Sherina adalah saksi, jadi keterangannya dibutuhkan untuk memperkuat penyidikan,” ujar Dicky menambahkan.
Sebelumnya, Sherina Munaf sempat mengunggah di media sosial pengalamannya menyelamatkan salah satu kucing dari rumah Uya Kuya usai peristiwa penjarahan.
Ia menuturkan bahwa kucing tersebut ditemukan dalam kondisi memprihatinkan.
“Semalaman saya dan @indiradiandra sudah koordinasi langsung dengan rescuer. Pagi ini dijemput dan sekarang kucing posisi aman, sedang saya foster. Ini hanya satu ekor dari kemungkinan 16–20 ekor kucing yang di-breeding di lokasi tersebut," tuturnya.
"Kondisi sangat kurus, tulang-tulangnya terasa ketika dipeluk,” ungkapnya.
Unggahan itu menuai beragam reaksi dari warganet. Banyak yang mengapresiasi langkah Sherina, tetapi ada pula yang mempertanyakan kondisi hewan-hewan lain di rumah Uya Kuya.
Kasus ini sekaligus membuka perbincangan lebih luas mengenai isu kesejahteraan hewan, praktik breeding, serta pentingnya gerakan adopsi dibanding membeli hewan peliharaan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan Biaya di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: 2 Gol Undav Bawa Jerman Comeback Lawan Pantai Gading




