ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Puasa Sehat! Dokter Gizi Ungkap Pola Makan Ideal

Minggu, 15 Februari 2026 | 21:26 WIB
MP
DM
Penulis: Maria Gabrielle Putrinda | Editor: DM
Dokter spesialis gizi klinik, dr Dian Permatasari, MGizi, SpGK, mengatakan menjelang Ramadan, masyarakat yang akan menjalani ibadah puasa diingatkan untuk tetap memperhatikan asupan gizi saat sahur dan berbuka. Pola makan seimbang dan bervariasi menjadi kunci agar tubuh tetap bugar selama berpuasa.
Dokter spesialis gizi klinik, dr Dian Permatasari, MGizi, SpGK, mengatakan menjelang Ramadan, masyarakat yang akan menjalani ibadah puasa diingatkan untuk tetap memperhatikan asupan gizi saat sahur dan berbuka. Pola makan seimbang dan bervariasi menjadi kunci agar tubuh tetap bugar selama berpuasa. (Beritasatu.com/Maria Gabrielle Putrinda)

Tangerang Selatan, Beritasatu.com - Menjelang Ramadan, masyarakat yang akan menjalani ibadah puasa diingatkan untuk tetap memperhatikan asupan gizi saat sahur dan berbuka. Pola makan seimbang dan bervariasi menjadi kunci agar tubuh tetap bugar selama berpuasa.

Dokter spesialis gizi klinik, dr Dian Permatasari, MGizi, SpGK, menegaskan saat puasa yang berubah hanya waktu makan, bukan kualitas maupun komposisi makanan.

“Pada saat sahur dianjurkan mengonsumsi makanan lengkap berupa nasi beserta lauk yang mengandung protein hewani dan nabati, seperti ikan, telur, ayam, tahu-tempe, serta sayur-sayuran. Menjelang imsak bisa ditambah buah dan air putih,” ujar Dian saat ditemui di Sirka Klinik BSD, Sabtu (14/2/2026).

ADVERTISEMENT

Dian menjelaskan, sekitar delapan jam setelah sahur, tubuh mulai menggunakan cadangan lemak sebagai sumber energi karena kadar glukosa menurun. Perubahan metabolisme ini dapat menyebabkan kadar gula darah ikut turun.

Terkait hal itu, saat berbuka puasa dianjurkan mengonsumsi makanan atau minuman manis yang sehat untuk mengembalikan energi. “Pilihan bukaan yang manis dan sehat misalnya air kelapa tanpa gula, jus buah tanpa gula, buah potong, atau kurma. Setelah itu bisa langsung dilanjutkan makan malam,” jelasnya.

Dian menekankan tidak ada makanan yang secara khusus wajib dikonsumsi atau dihindari selama puasa. Semua kembali pada kebutuhan dan kondisi tubuh masing-masing.

Namun, bagi penderita penyakit tertentu, seperti maag kronis, ada beberapa jenis makanan yang sebaiknya dihindari. “Pasien dengan maag kronis sebaiknya menghindari makanan terlalu asam, pedas, berbumbu tajam, atau bersantan, baik saat sahur maupun berbuka puasa,” katanya.

Dengan menjaga pola makan bergizi seimbang saat sahur dan berbuka, puasa dapat dijalani dengan lebih sehat, nyaman, dan tetap bertenaga sepanjang hari.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Ketupat Sayur hingga Timphan, Ini 7 Kuliner Khas Lebaran di Indonesia

Ketupat Sayur hingga Timphan, Ini 7 Kuliner Khas Lebaran di Indonesia

NASIONAL
5 Permainan Ramah Anak Seru Saat Lebaran, Minim Paparan Gadget

5 Permainan Ramah Anak Seru Saat Lebaran, Minim Paparan Gadget

NASIONAL
Ucapkan Selamat Idulfitri 2026, Prabowo: Mari Kita Perkuat Kebersamaan

Ucapkan Selamat Idulfitri 2026, Prabowo: Mari Kita Perkuat Kebersamaan

NASIONAL
Momen Prabowo, Didit, dan Titiek Soeharto Kumpul Bareng Akhir Ramadan

Momen Prabowo, Didit, dan Titiek Soeharto Kumpul Bareng Akhir Ramadan

NASIONAL
Gelar Salat Id Perdana, Masjid Negara IKN Siap Tampung 7.500 Jemaah

Gelar Salat Id Perdana, Masjid Negara IKN Siap Tampung 7.500 Jemaah

NASIONAL
317.666 Personel Polri Amankan Malam Takbiran hingga Salat Id

317.666 Personel Polri Amankan Malam Takbiran hingga Salat Id

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT