10 Kesalahan Menu Sahur Ini Bisa Bikin Energi Drop Saat Puasa
Rabu, 18 Februari 2026 | 13:50 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Ramadan merupakan bulan penuh keberkahan bagi umat Islam. Umat muslim menjalankan ibadah puasa sebagai sarana meningkatkan ketakwaan, memperbanyak ibadah, serta mempererat hubungan sosial dan keluarga.
Agar puasa dapat dijalani dengan optimal, menu sahur memegang peranan penting dalam menjaga energi, konsentrasi, dan daya tahan tubuh sepanjang hari. Sahur bukan sekadar makan sebelum fajar, tetapi juga termasuk sunnah yang mengandung keberkahan.
Namun, masih banyak orang yang tanpa sadar melakukan kesalahan saat sahur sehingga tubuh lebih mudah lemas, cepat lapar, bahkan mengalami dehidrasi selama berpuasa.
Oleh karena itu, penting untuk memahami kesalahan umum dalam memilih dan mengatur menu sahur agar ibadah puasa dapat dijalani dengan lebih nyaman dan sehat.
Kesalahan Menu Sahur yang Sering Terjadi
1. Melewatkan sahur dengan sengaja
Salah satu kesalahan paling umum adalah sengaja tidak sahur karena merasa kuat atau ingin membuktikan bisa berpuasa tanpa makan. Padahal, Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk bersahur karena di dalamnya terdapat keberkahan.
Sahur membantu menjaga kestabilan gula darah, stamina, serta konsentrasi selama puasa. Melewatkan sahur justru meningkatkan risiko tubuh cepat lelah dan sulit menjalani aktivitas harian.
2. Menghentikan sahur terlalu awal
Sebagian orang menghentikan makan dan minum jauh sebelum waktu Subuh karena terlalu patuh pada jadwal imsak. Padahal, secara syariat, makan dan minum masih diperbolehkan hingga terbit fajar.
Mengakhiri sahur terlalu cepat dapat mengurangi asupan cairan dan nutrisi yang dibutuhkan tubuh, sehingga risiko dehidrasi dan kelelahan menjadi lebih tinggi.
3. Mengonsumsi makanan tinggi gula
Makanan manis memang memberikan energi secara cepat, tetapi konsumsi gula berlebihan saat sahur dapat menimbulkan lonjakan gula darah yang kemudian turun drastis.
Kondisi ini membuat tubuh lebih cepat lapar, lemas, serta sulit fokus di siang hari. Contoh makanan yang sebaiknya dibatasi, antara lain sereal manis, kue, minuman bersoda, atau jus dengan tambahan gula berlebih.
4. Terlalu banyak makanan asin
Menu sahur yang tinggi garam, seperti camilan asin, makanan olahan, atau lauk yang terlalu asin dapat memicu rasa haus berlebihan saat puasa. Garam menarik cairan dari dalam tubuh sehingga meningkatkan risiko dehidrasi.
Akibatnya, tubuh menjadi lebih cepat lelah dan tenggorokan terasa kering sepanjang hari.
5. Mengandalkan gorengan dan makanan berlemak
Gorengan dan makanan berlemak sering dipilih karena terasa mengenyangkan, tetapi jenis makanan ini cenderung sulit dicerna. Konsumsi berlebihan saat sahur dapat menyebabkan perut terasa begah, lambung tidak nyaman, dan tubuh menjadi lesu.
Selain itu, lemak berlebih juga dapat memperlambat proses pencernaan sehingga mengganggu metabolisme selama berpuasa.
6. Minum kopi atau teh secara berlebihan
Kafein memiliki sifat diuretik yang dapat meningkatkan frekuensi buang air kecil. Jika dikonsumsi berlebihan saat sahur, kopi atau teh dapat mempercepat kehilangan cairan tubuh dan meningkatkan risiko dehidrasi.
Dampaknya, tubuh akan lebih cepat lelah dan sulit bertahan tanpa minum sepanjang hari.
7. Tidak memperhatikan keseimbangan gizi
Kesalahan lain yang cukup sering terjadi adalah menyusun menu sahur puasa Ramadan tanpa memperhatikan keseimbangan nutrisi. Menu sahur ideal seharusnya terdiri dari karbohidrat kompleks, protein, serat, lemak sehat, dan cairan yang cukup. Sahur dengan menu seadanya atau tidak seimbang membuat tubuh kekurangan energi tahan lama.
Karbohidrat kompleks, seperti nasi merah, oatmeal, atau ubi membantu melepaskan energi secara perlahan. Protein dari telur, ikan, atau produk susu membantu mempertahankan rasa kenyang. Sementara serat dari buah dan sayuran membantu memperlambat pencernaan sehingga rasa lapar tidak cepat datang.
8. Makan berlebihan saat sahur
Sebagian orang mengira makan dalam jumlah besar saat sahur akan membuat tubuh tidak lapar sepanjang hari. Padahal, makan berlebihan justru membuat tubuh terasa berat, mengantuk, dan tidak nyaman.
Dari sisi kesehatan, kebiasaan ini dapat mengganggu pencernaan, sementara dari sisi spiritual juga tidak sejalan dengan prinsip moderasi yang dianjurkan dalam Islam.
9. Kurang minum air putih
Kekurangan cairan saat sahur merupakan kesalahan yang sering diabaikan. Tubuh sangat bergantung pada air untuk menjalankan fungsi vital. Jika asupan air kurang, risiko dehidrasi, sakit kepala, dan kelelahan akan meningkat selama puasa.
Selain air putih, konsumsi buah dengan kandungan air tinggi seperti semangka, jeruk, dan mentimun dapat membantu menjaga hidrasi tubuh.
10. Mengabaikan kondisi kesehatan pribadi
Setiap orang memiliki kondisi kesehatan yang berbeda. Kesalahan sahur juga dapat terjadi saat seseorang memaksakan mengonsumsi makanan tertentu tanpa mempertimbangkan kondisi medis, seperti diabetes, gangguan ginjal, atau masalah pencernaan.
Pemilihan menu sahur sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan tubuh dan mengikuti anjuran tenaga medis agar puasa tetap aman dan nyaman.
Menu sahur bukan hanya berpengaruh terhadap rasa kenyang, tetapi juga menentukan kualitas puasa sepanjang hari. Kesalahan dalam memilih waktu makan, jenis makanan, atau pola konsumsi dapat membuat tubuh cepat lemas dan sulit berkonsentrasi. Sebaliknya, menu sahur yang seimbang dan bernutrisi membantu menjaga energi, kestabilan gula darah, serta hidrasi tubuh.
Sahur merupakan bagian penting dari ibadah puasa Ramadan yang memiliki nilai spiritual sekaligus manfaat fisik. Dengan menghindari kesalahan umum dalam menyusun menu sahur dan memilih makanan yang seimbang serta sesuai kebutuhan tubuh, puasa dapat dijalani dengan lebih sehat, nyaman, dan penuh keberkahan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Pendakian Gunung Gede Pangrango Dibuka Lagi pada 13 April 2026




