ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Sahroni Harap Kemenkumham Tolak Pendaftaran Merek Citayam Fashion Week

Senin, 25 Juli 2022 | 12:58 WIB
CP
CP
Penulis: Carlos KY Paath | Editor: PAAT
Kerumunan ribuan orang berkumpul untuk menyaksikan
Kerumunan ribuan orang berkumpul untuk menyaksikan "Citayem Fashion Week" di Jalan Tanjung Karang, kawasan Stasiun Dukuh Atas, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Minggu 24 Juli 2022. (BeritaSatuPhoto/Joanito De Saojoao)

Jakarta, Beritasatu.com – Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni berharap Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham), menolak pendaftaran merek Citayam Fashion Week. Sahroni menyayangkan pengajuan merek oleh Muhammad Ibrahim atau dikenal dengan Baim Wong dan istrinya Paula Verhoeven. Sebab, menurut Sahroni, Citayam Fashion Week merupakan wadah kreativitas anak muda dari berbagai kalangan.

"Saya pribadi memandang Citayam Fashion Week ini adalah wadah kreativitas yang inklusif, yang harus bisa dinikmati oleh seluruh kalangan, bukan kelompok tertentu saja. Karenanya saya menyayangkan pendaftaran ini, dan saya yakin dalam pengecekannya, PDKI (Pangkalan Data Kekayaan Intelektual) maupun DJKI di Kemenkumham akan melakukan pengecekan dan penelusuran dengan sangat seksama. Tidak akan asal menerima," ujar Sahroni dalam keterangannya, Senin (25/7/2022)

Sahroni juga menyebut bahwa ada beberapa hal yang harus jadi pertimbangan Kemenkumham dalam menerima maupun menolak pendaftaran ini nantinya.

Baca Juga: Baim Wong Daftarkan Merek Citayam Fashion Week, Ini Tahapan di Kemenkumham

ADVERTISEMENT

"Misalnya, apakah bisa nama Citayam didaftarkan hak kekayaan intelektualnya? Karena inikan nama daerah. Lalu, siapa pencetus awal nama Citayam Fashion Week ini? Saya yakin kita semua tahu, pencetusnya bukanlah Baim Wong, yang mendaftarkan namanya ke Kemenkumham. Jadi, hal-hal ini tentunya akan jadi pertimbangan dalam pengambilan keputusan apakah pendaftarannya diterima atau ditolak," kata Sahroni.

Sahroni menyampaikan harapannya agar pendaftaran meerek tersebut ditolak. "Dalam hal ini, saya yakin DJKI Kemenkumham bisa mengambil keputusan dengan baik dan bijaksana. Saya sendiri berharap agar pendaftarannya ditolak, supaya anak muda bisa berkreasi seluas-luasnya. Meski begitu, tentu karena pendaftarannya sudah masuk, kita perlu ikuti terus prosesnya dan kita harapkan hasil terbaik," demikian anggota DPR dari Daerah Pemilihan DKI Jakarta III ini.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon