ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Perlunya Literasi Digital untuk Hasilkan Konten Positif

Kamis, 20 Oktober 2022 | 16:28 WIB
IC
IC
Penulis: Iman Rahman Cahyadi | Editor: CAH
Webinar “Kreasi Konten Positif di Era Digital
Webinar “Kreasi Konten Positif di Era Digital" yang digelar Kemenkominfo dan Gerakan Siberkreasi, Kamis, 20 Oktober 2022. (istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com - Platform digital saat ini menjadi tempat favorit bagi pengguna dalam berkreativitas dan menyalurkan bakatnya berupa konten berupa teks, video dan audio video.

Konten positif yang dibagikan di media sosial menjadi patokan dalam membangun personal branding penggunanya. Semakin bagus konten yang di upload dapat meningkatkan jumlah pengikut kita di media sosial.

Konten Kreator Phopira mengatakan di era digital saat ini setiap pengguna harus memiliki kemampuan literasi digital yang baik. "Kemampuan yang harus dimiliki di era digital adalah keterampilan dasar akan perangkat digital, komunikasi yang baik, dan kemampuan transaksi online. Selain itu harus memiliki kemampuan dalam menyelesaikan masalah dengan baik," jelas Phopira dalam Webinar "Kreasi Konten Positif di Era Digital" yang digelar Kemenkominfo dan Gerakan Siberkreasi, Kamis (20/10/2022).

Musisi yang juga menjadi konten kreator ini mengatakan ada beberapa tips dalam meningkatkan kreatif dan kemampuan produktif di era digital.

ADVERTISEMENT

"Hal pertama yang harus dilakukan adalah terus mengasah kreativitas dalam mengeksplorasi dan berinovasi. Selanjutnya ubah lingkungan sekitar dengan bergabung bersama orang-orang dengan minat yang sama. Hal selanjutnya yang dapat meningkatkan kreativitas adalah berani mengambil risiko dan menantang diri sendiri," terangnya.

Digital trainee & Chief Operating Officer PT Cipta Manusia Indonesia Rizqika Alya Anwar mengatakan banyak hal yang dapat dilakukan di media sosial saat ini.

"Bukan hanya sebagai media interaksi dan aktualisasi, ternyata media sosial juga bisa berfungsi untuk menyajikan hiburan dan memberikan edukasi. Kita hanya perlu produksi konten dan upload ke media sosial agar tersebar ke audience yang relevan dengan jenis konten kita," kata Rizki.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Nico Siahaan Sebut 800.000 Situs Indonesia Terindikasi Hoaks

Nico Siahaan Sebut 800.000 Situs Indonesia Terindikasi Hoaks

LIFESTYLE
Telkomsel Bongkar Momen Emas Ramadan, Trafik Digital Meledak 87% di Waktu Sahur

Telkomsel Bongkar Momen Emas Ramadan, Trafik Digital Meledak 87% di Waktu Sahur

EKONOMI
Generasi Muda Harus Saring Konten, Nurul Arifin Beri Pesan Penting

Generasi Muda Harus Saring Konten, Nurul Arifin Beri Pesan Penting

LIFESTYLE
Indonesia–Eropa Bersatu Perangi Kekerasan Digital

Indonesia–Eropa Bersatu Perangi Kekerasan Digital

NASIONAL
Pemkab Tangerang Bongkar Bahaya Serius Akibat Minim Literasi Digital

Pemkab Tangerang Bongkar Bahaya Serius Akibat Minim Literasi Digital

BANTEN
Pemerintah Perketat Perlindungan Anak di Dunia Digital dan Sekolah

Pemerintah Perketat Perlindungan Anak di Dunia Digital dan Sekolah

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT