Pita Suara Diangkat, Sultan Rif'at Korban Terjerat Kabel Optik Dipastikan Cacat Permanen
Kamis, 19 Oktober 2023 | 15:29 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Sultan Rif'at Alfatih, korban kecelakaan akibat terjerat kabel fiber optik (FO) menjalani operasi pengangkatan pita suara oleh tim dokter di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta TimuSr, pada Kamis (19/10/2023). Proses operasi berlangsung selama sekitar enam hingga delapan jam.
Ayah Sultan, Fatih NH, mengungkapkan bahwa akibat kecelakaan ini, putranya dipastikan akan mengalami cacat permanen.
"Sultan Rif'at kemungkinan besar tidak akan bisa berbicara secara normal lagi. Fungsi pernapasannya harus dipindahkan secara permanen dari hidung ke lubang buatan di lehernya," kata Fatih dikutip Antara pada Kamis (19/10/2023).
Sultan juga akan kehilangan kemampuan mencium dari hidungnya. "Namun, untuk tetap dapat berbicara, dia akan menjalani pelatihan untuk menggunakan pernapasan dari perut, menghasilkan suara seperti robot," tambahnya.
Terapi ini diperkirakan akan memakan waktu sekitar enam bulan. Secara keseluruhan, perkembangan fisik Sultan telah mengalami peningkatan. Berat badannya bahkan sudah melebihi 52 kilogram.
Tim dokter di RS Polri telah melakukan serangkaian tindakan operasi, termasuk penyuntikan lemak pada pita suara dan pelebaran saluran kerongkongan untuk memfasilitasi proses makan. Selain itu, ada juga tindakan lain yang bertujuan untuk mengembalikan fungsi menelan dan bicara ke kondisi normal.
Beberapa minggu yang lalu, Sultan telah menjalani uji coba berbicara dan dalam batas tertentu, dia sudah dapat mengeluarkan suara.
Namun, karena kondisi pita suara, jaringan syaraf, dan otot terkait lainnya rusak akibat terjerat kabel FO Bali Tower, tim dokter memberikan beberapa opsi untuk tindakan selanjutnya, termasuk opsi pengangkatan pita suara Sultan.
"Ada dua opsi untuk mengatasi masalah pita suara anak saya, yaitu mempertahankannya atau mengangkatnya," ujar Fatih.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Pendakian Gunung Gede Pangrango Dibuka Lagi pada 13 April 2026




