Pembunuh Mahasiswi di Depok Ternyata DPO 2 Kasus Pemerkosaan
Jumat, 19 Januari 2024 | 22:49 WIB
Depok, Beritasatu.com - Pembunuh seorang mahasiswi di sebuah kontrakan di Gang H Daud, Sukmajaya, Depok ternyata buronan polisi. Ardi, masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) kasus pemerkosaan. Salah satu korbannya bahkan diketahui sedang mengandung.
Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak(PPA) Polres Metro Depok Iptu Nurhayati mengatakan, ada dua orang yang menjadi korban pelaku. Polisi sudah mencari pelaku tetapi kehilangan jejak.
“Dua korban. Kami sudah cari-cari sebelumnya, enggak ada. Ternyata kena pas kasus ini (pembunuhan mahasiswi),” katanya, Jumat (19/1/2024).
Saat ini pelaku sudah ditangkap dan dalam proses pemeriksaan. Unit PPA Polres Metro Depok berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya untuk bisa menjerat pelaku dengan kasus pencabulan dari dua laporan sebelumnya
“Pelaku sudah diamankan Polda Metro Jaya, tentu kami akan terus koordinasi,” ujarnya.
Terpisah, Paur Humas Polres Metro Depok Inspektur Iptu Made Budi menuturkan, Ardi masuk DPO sejak Januari 2024. Polisi menerima dua laporan yang ditangani Unit PPA.
“Jadi ada dua laporan polisi, yang sudah kami terima di unit PPA, bahwa pelaku telah berbuat kasus pemerkosaan pasal 285 yang saat ini sedang ditangani Unit PPA Polres Metro Depok,” katanya.
Diungkapkan bahwa kedua korban yang melapor sudah berusia dewasa. Salah satu korbannya sedang mengandung.
“Kasus terus berjalan, terkait kasus pembunuhan yang sudah terjadi, 2 kasus pemerkosaan yang kami terima tentunya akan dilanjutkan,” ujarnya.
Dua laporan yang diterima polisi berbeda dengan kasus pembunuhan yang dilakukan Ardi. Korban tewas yang ditemukan di kontrakan diketahui berstatus mahasiswi di salah satu perguruan tinggi swasta di Depok.
“Kasus pemerkosaan tentunya akan ditambahkan dari kasus pembunuhan yang dilakukan pelaku,” pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Jerman vs Pantai Gading: Duel Hidup Mati Penguasa Grup E




