Pesona Masjid Baitul Arsy di Kaki Gunung Karang Pandeglang
Sabtu, 8 April 2023 | 04:31 WIB
Pandeglang, Beritasatu.com - Masjid Baitul Arsy merupakan masjid tua yang terletak di kaki Gunung Karang, Kabupaten Pandeglang, Banten. Masjid unik ini, diperkirakan telah ada lebih dari 200 tahun yang lalu.
Masjid Baitul Arsy atau sering disebut masjid Pasir Angin ini, lokasinya berada di Dusun Pasir Angin, Desa Pagerbatu, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten.
Keberadaan Masjid Baitul Arsy yang terletak di kawasan kaki Gunung Karang ini, tidak ada yang tahu pasti kapan mulai di bangun. Namun, warga setempat meyakini tempat ini merupakan masjid syekh Karan, salah seorang ulama besar pada masa Kesultanan Banten.
Sejak masa penjajahan Belanda, Masjid Baitul Arsy sudah difungsikan sebagai tempat bersembunyi para warga dari serangan Belanda. Selain tempat bersembunyi, masjid ini kerap kali digunakan warga sebagai tempat berkumpul untuk menyusun strategi dalam melawan penjajah.
Salah satu bukti sejarah yang menguatkan kisah tersebut, beberapa bagian dinding pada masjid ini masih memiliki lubang bekas peluru.
Masjid legendaris ini, letaknya di tengah-tengah pemukiman warga. kontur tanah tempat berdiri bangunan masjid melandai, dan terdiri dari 2 bangunan yang bahan bangunan dan bentuknya sangat berbeda namun menyatu.
Bangunan masjid memiliki 3 pintu yakni di depan, di samping kiri dan kanan. Kemudian, di bagian atas masjid terdapat atap tumpang tiga yang terbuat dari genteng yang dahulunya merupakan jerami.
Menyoal bentuk bangunannya, berupa bangunan panggung dengan ketinggian dari tanah hingga lantai masjid sekira 73 centimeter, dengan ketinggian dari lantai kayu hingga puncak atap sekira 6,45 meter.
Tiang penyangga lantai masjid berdiri di atas umpak yang rendah dan terbuat dari semen, atap masjid ditopang oleh 10 tiang penyangga dengan 4 tiang di antaranya berada di tengah ruangan dan 6 lainnya sebagai tiang pendukung.
Semetara, di bagian atap antara 4 tiang penyangga utama, terdapat papan kayu berbentuk persegi. Bagian ini dapat digunakan sebagai tempat untuk i'tikaf atau mengumandangkan azan. Lalu, pada bagian jendela ruangan masjid berjumlah 6 buah terdiri dari 3 jendela di sisi utara dan 3 jendela di sisi selatan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




