Hari Ini, KPK Panggil Pengacara Lukas Enembe dan Kadis PUPR Papua
Jumat, 19 Mei 2023 | 12:33 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK memanggil pengacara Gubernur nonaktif Papua Lukas Enembe, Aloysius Renwarin dan Kadis PUPR, Gerius One Yoman, hari ini, Jumat (19/5/2023). Keduanya dipanggil untuk diperiksa dalam kapasitas mereka sebagai saksi untuk dua kasus berbeda, namun tetap berkaitan dengan perkara Lukas Enembe.
Renwarin akan diperiksa sebagai saksi untuk perkara obstruction of justice atau perintangan penyidikan kasus korupsi dengan tersangka sesama rekan kuasa hukum Lukas, Stefanus Roy Rening. Sedangkan Gerius One diperiksa terkait dengan kasus penerimaan suap dan gratifikasi yang menjerat Lukas Enembe.
"Pemeriksaan dilakukan di Komisi Pemberantasan Korupsi Jalan Kuningan Persada Kaveling 4, Setiabudi, Jakarta Selatan," kata Kabag Pemberitaan KPK, Ali Fikri.
Gerius diketahui juga telah ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus korupsi Lukas Enembe. Hanya saja, dalam pemeriksaan kali ini, dia masih akan diperiksa dengan kapasitas sebagai saksi.
Ali belum mengungkapkan detail materi apa saja yang hendak didalami KPK lewat pemeriksaan keduanya. Hanya saja, keterangan keduanya dibutuhkan tim penyidik dalam rangka pengusutan kasus Lukas Enembe.
KPK sebelumnya telah menetapkan Gerius One selaku Kadis PUPR Papua sebagai tersangka baru dalam kasus korupsi Gubernur nonaktif Papua, Lukas Enembe. Gerius diduga bersama Lukas menerima suap dan gratifikasi dari proyek infrastruktur di Pemprov Papua.
"Kami juga kembali umumkan pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dimaksud, yaitu Kepala Dinas PUPR di Provinsi Papua sebagai tersangka dugaan penerima suap bersama-sama dengan tersangka LE (Lukas Enembe)," kata Fikri di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (3/5/2023).
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




