ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

DPR Minta Parpol Beri Perhatian Serius Terkait Isu Kesetaraan Gender

Minggu, 9 Juli 2023 | 00:39 WIB
A
FS
Penulis: Antara | Editor: FFS
Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR, Putu Supadma Rudana.
Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR, Putu Supadma Rudana. (Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com - Partai politik atau parpoldi Indonesia diminta memberikan perhatian serius untuk meningkatkan kesetaraan gender. Partai politik seharusnya tidak menjadikan proses rekrutmen perempuan sekadar untuk melengkapi nomor urut dan kuota.

Permintaan itu disampaikan Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR Putu Supadma Rudana dalam Sidang Coordinating Committee WAIPA yang digelar di Jakarta, Jumat (7/7/2023).

Dikatakan, parpol seharusnya menjadikan proses rekrutmen untuk menghadirkan perempuan-perempuan yang berkualitas untuk mengisi ruang sektor politik.

"Partai politik harus lebih serius memperhatikan rekrutmen perempuan bukan hanya sekedar formalitas untuk melengkapi nomor urut dan kuota saja, partai politik harus menghadirkan sosok perempuan yang berkualitas dan mumpuni," kata Putu dikutip dari Antara, Sabtu (8/7/2023).

ADVERTISEMENT

Ditekankan, isu kesetaraan gender bukan hanya perjuangan oleh perempuan saja tetapi laki-laki juga harus berjuang. Hal konkret yang harus dilakukan adalah kaum laki-laki memberikan kepercayaan dan dukungan kepada kaum perempuan di parlemen dan memberikan ruang yang maksimal di politik. 

"Partai politik juga bisa berperan dengan memberikan perempuan di nomor urut atas dan juga sangat memungkinkan selang seling, jika nomor urut 1 adalah laki-laki, maka perempuan bisa di nomor urut 2 dan seterusnya, begitu juga sebaliknya," katanya.

Ditekankan, sudah saatnya konstitusi ditegakkan untuk persamaan hak, kewajiban, kesempatan, dan juga keterpilihan kaum perempuan. Menurutnya, perjuangan kesetaraan gender adalah perjuangan bersama. Perempuan juga harus diberikan ruang berekspresi dalam memimpin di Indonesia.

"Mari kita dukung perempuan untuk berekspresi di ruang politik seperti laki-laki. Karena perjuangan perempuan ini bisa lebih memaksimalkan peran dan fungsi parlemen baik di bidang legislasi, budgeting maupun pengawasan di parlemen," kata politikus asal Bali ini.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

200.000 Anak Terpapar Judol, DPR Desak Pemerintah Bertindak

200.000 Anak Terpapar Judol, DPR Desak Pemerintah Bertindak

NASIONAL
DPR Tegaskan Putusan MK Tak Hentikan Proyek IKN

DPR Tegaskan Putusan MK Tak Hentikan Proyek IKN

NASIONAL
Politik-Hukum: Harta Prabowo Rp 2 T hingga Pembubaran Film Pesta Babi

Politik-Hukum: Harta Prabowo Rp 2 T hingga Pembubaran Film Pesta Babi

NASIONAL
Puan Minta Pengawasan WNA Diperketat Cegah Indonesia Jadi Basis Judol

Puan Minta Pengawasan WNA Diperketat Cegah Indonesia Jadi Basis Judol

NASIONAL
DPR Tindak Lanjuti Polemik Pembubaran Paksa Nobar Film Pesta Babi

DPR Tindak Lanjuti Polemik Pembubaran Paksa Nobar Film Pesta Babi

NASIONAL
Puan Akui Pembahasan Revisi UU Pemilu 2029 Makin Mepet

Puan Akui Pembahasan Revisi UU Pemilu 2029 Makin Mepet

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon