Pengamat: Magnet Kekuasaan Prabowo-Gibran Terlalu Sulit Ditolak PKB dan PKS
Jumat, 26 Juli 2024 | 13:11 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin menilai Partai Kebangkitan Bangsa berpeluang besar untuk masuk koalisi pemerintahan mendatang Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Sebelumnya, pada acara Harlah ke-26 PKB di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Selasa (23/7/2024), Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengajak PKB untuk bergabung pemerintahan Prabowo-Gibran.
"Setelah penetapan Prabowo sebagai pemenang Pilpres 2024, beliau langsung menemui PKB dan mengungkapkan keinginan untuk bekerja sama. Ini adalah indikasi awal bahwa PKB akan mendukung pemerintahan mendatang," ujar Ujang kepada Beritasatu.com, Kamis (25/7/2024).
Ujang Komarudin menilai, tidak hanya PKB, partai lainnya yang sebelumnya tak mendukung Prabowo-Gibran pada Pilpres 2024, seperti PKS dan PPP sudah mulai memberikan sinyal keinginan untuk bergabung dengan pemerintahan.
"PKS melihat bahwa dengan bergabung, mereka tidak akan menjadi oposisi sendirian atau berpasangan dengan PDIP saja. Magnet kekuasaan memang sangat kuat karena kekuasaan membawa banyak keuntungan, baik dari segi sumber daya politik, ekonomi, maupun hukum. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika partai-partai yang kalah dalam pilpres memilih untuk bergabung dengan pemerintah," kata Ujang.
Ujang menambahkan dengan koalisi yang ada saat ini belum mencapai mayoritas di parlemen, ada kebutuhan tambahan dari partai yang kalah untuk memperkuat posisi pemerintah.
Secara spesifik mengenai PKB, Ujang menilai kini Gerindra yang secara aktif mengajak PKB untuk bergabung dengan pemerintahan.
"Gerindra yang saat ini proaktif meminta atau merayu PKB untuk bergabung, menunjukkan dinamika politik yang terus berkembang," tandasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Jet AS Rontok di Iran, Ini Daftar Peristiwa yang Memalukan Amerika




