Ketahanan Nasional pada Bidang Politik Kurang Tangguh
Rabu, 13 November 2024 | 18:16 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Ace Hasan Syadzily mengungkapkan indeks ketahanan nasional pada lingkup politik relatif kurang tangguh. Ace menyampaikan hal tersebut dalam rapat bersama Komisi I DPR di gedung, DPR, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (13/11/2024).
"Dari semua variabel tersebut secara umum nilai indeks ketahanan nasional pada gatra politik, kami nilai masih relatif kurang tangguh," ujar Ace dalam rapat tersebut.
Ace menerangkan, indeks ketahanan nasional tersebut diukur berdasarkan sejumlah variabel, seperti kapasitas pemerintah, hubungan pusat dan daerah, fungsi pengawas, kepastian hukum. Selain itu, kata Ace, variabel sistem kepartaian dan kapasitas kepartaian, media massa, serta ormas pemuda, dan masyarakat awam.
"Terutama pada variabel kapasitas pemerintah yang hanya 1, 8, hubungan pusat dan daerah 1,94, fungsi pengawasan 2,33, dan variabel kepastian hukum 2,1," tandas Ace soal indeks ketahanan nasional.
Hanya saja, kata Ace, kondisi ini dapat bergerak maju atau bergerak mundur. Menurut dia, kondisi tersebut bisa bergerak mundur menjadi rawan jika tantangan yang menyertai pilkada tidak dideteksi dan diantisipasi serta dicegah secara dini.
Ace mengaku bahwa kondisi ketahanan nasional menjelang pilkada secara umum masuk katagori cukup tangguh.
"Kondisi ketahanan nasional menjelang pilkada pada 27 November 2024 berada dalam kategori cukup tangguh," pungkas Ace.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




