Dari Lapangan Bola ke Gedung DPR, Ini Profil Hinca Pandjaitan
Rabu, 4 Juni 2025 | 20:21 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Hinca Ikara Putra Pandjaitan adalah tokoh politik nasional yang dikenal atas kontribusinya di bidang hukum, olahraga, dan komunikasi publik.
Sebagai anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) periode 2024–2029 dari Fraksi Partai Demokrat, Hinca Pandjaitan telah aktif di ranah legislatif sejak 2018, dengan peran signifikan dalam organisasi masyarakat dan pembangunan hukum di Indonesia.
Namun, bagaimana sosok Hinca Pandjaitan? Berikut ini profil dan perjalanan kariernya.
Profil Hinca Pandjaitan
Hinca Pandjaitan lahir pada 25 September 1964 di Aek Songsongan, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara. Ia menempuh pendidikan dasar dan menengah di daerah asalnya, kemudian meraih gelar sarjana hukum dari Universitas HKBP Nommensen.
Hinca melanjutkan studi magister hukum di Universitas Padjadjaran (Unpad) dan memperoleh gelar doktor ilmu hukum dari Universitas Pelita Harapan (UPH) pada 2011.
Sebelum berkarier di politik, Hinca Pandjaitan aktif sebagai akademisi dan praktisi hukum. Ia mengajar di Universitas Katolik Santo Thomas Medan dan Universitas Katolik Atmajaya. Hinca juga mendirikan Indonesia Media Law & Policy Centre serta LQQ Media Law Offices, memperkuat perannya dalam kebijakan media.
Ia pernah menjadi Media Law Ombudsperson di Internews Indonesia dan visiting fellow di Griffith University, Australia.
Hinca Pandjaitan memiliki passion besar di bidang olahraga, khususnya sepak bola. Ia memulai peran di Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) sebagai anggota Komite Fair Play pada 2005, lalu menjadi ketua komisi disiplin PSSI.
Pada 2015, dia terpilih sebagai wakil ketua umum PSSI, dan pada 2016, dia menjabat sebagai pelaksana tugas ketua umum PSSI. Kecintaannya pada sepak bola tercermin dalam disertasinya yang berjudul “Intervensi Negara Terhadap Pengelolaan, Penyelenggaraan, dan Penyelesaian Sengketa Sepakbola Profesional di Era Globalisasi dalam Rangka Memajukan Kesejahteraan Umum di Indonesia: Suatu Kajian Hukum Tata Negara Mengenai Kedaulatan Negara versus Kedaulatan FIFA”. Disertasi tersebut kemudian diterbitkan menjadi buku dan menjadi referensi penting dalam studi hukum olahraga.
Hinca bergabung dengan Partai Demokrat dan menjabat sebagai sekretaris jenderal pada 2015–2020. Ia juga menjadi ketua divisi komunikasi publik Partai Demokrat dan anggota komite konvensi penjaringan calon presiden partai.
Karier legislatifnya dimulai pada Pemilu 2018, mewakili daerah pemilihan (dapil) Sumatera Utara III. Pada periode 2024–2029, dia bergabung di Komisi III DPR, yang membidangi hukum, hak asasi manusia, dan keamanan.
Ketika kunjungan kerja ke Serang pada Maret 2025, Hinca Pandjaitan mengapresiasi program “Polisi Peduli Pengangguran” yang digagas Polda Banten. Program ini bertujuan menekan penyalahgunaan narkotika di kalangan penganggur melalui pendekatan sosial dan ekonomi.
Hinca Pandjaitan menekankan pentingnya pendekatan yang tidak hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga pemberdayaan masyarakat untuk mengatasi akar masalah sosial.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Jet AS Rontok di Iran, Ini Daftar Peristiwa yang Memalukan Amerika




