Prabowo Janji Berantas Orang yang Membekingi Tambang Ilegal
Jumat, 15 Agustus 2025 | 14:19 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan masih maraknya aktivitas tambang-tambang ilegal di dalam negeri. Ia curiga, aktivitas tambang ilegal ini tidak terlepas dari perlindungan atau dukungan dari sosok besar, seperti para jenderal Polri maupun TNI.
Awalnya Prabowo mengatakan, dirinya telah mendapatkan laporan perihal maraknya aktivitas tambang ilegal di dalam negeri, yang jumlahnya mencapai sekitar 1.063 aktivitas.
Presiden memastikan, pihaknya beserta para jajaran akan menertibkannya. Hal ini diungkapkan Prabowo dalam Sidang Tahunan MPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (15/8/2025).
"Saya telah diberi laporan oleh aparat terdapat 1.063 tambang ilegal," ungkap Presiden Prabowo.
Ia melanjutkan, apabila dikonversi ke dalam rupiah, nilai aktivitas tambang tersebut sekitar Rp 300 triliun. Tentu hal ini dapat dikategorikan atau termasuk ke dalam kerugian negara.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo meminta seluruh pihak untuk membantu negara dalam menghilangkan praktik atau aktivitas tambang ilegal, termasuk para anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) hingga para elit politisi.
Prabowo mengungkapkan, biasanya praktik aktivitas tambang ilegal yang kerap terjadi di berbagai wilayah 'dibekingi' oleh sosok penting di belakangnya. Mulai dari oknum Polisi hingga TNI, bahkan para petinggi sekelas Jenderal. Meski demikian, Presiden mengaku tak gentar terhadap oknum-oknum tersebut.
"Apakah ada orang-orang besar, orang-orang kuat , jenderal dari mana pun? Kami akan bertindak atas nama rakyat," pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




