ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Bripka Rohmat Ajukan Banding atas Sanksi Demosi Kasus Insiden Ojol

Rabu, 10 September 2025 | 11:26 WIB
IC
IC
Penulis: Iman Rahman Cahyadi | Editor: CAH
Tangkapan layar - Bripka Rohmat menangis saat berbicara dalam sidang etik di ruang sidang di Gedung TNCC Mabes Polri, Jakarta.
Tangkapan layar - Bripka Rohmat menangis saat berbicara dalam sidang etik di ruang sidang di Gedung TNCC Mabes Polri, Jakarta. (Antara/Antara)

Jakarta, Beritasatu.com - Bripka Rohmat resmi mengajukan banding atas sanksi demosi yang dijatuhkan terkait kasus kendaraan taktis (rantis) Brimob menabrak pengemudi ojek online (ojol), Affan Kurniawan.

“Bripka Rohmat telah mengajukan banding atas putusan sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) pekan lalu,” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, di Jakarta, Rabu (10/9/2025) dikutip dari Antara.

Sebelumnya, sidang KKEP pada Kamis (4/9/2025) menjatuhkan sanksi berupa mutasi dengan demosi selama tujuh tahun sesuai sisa masa dinas Rohmat di Polri. Ia yang bertugas sebagai Bamin Silop Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya juga dikenai sanksi administrasi berupa penempatan khusus (patsus) selama 20 hari, terhitung 29 Agustus hingga 17 September 2025.

ADVERTISEMENT

Selain itu, majelis sidang menyatakan perbuatan Rohmat sebagai tindakan tercela. Ia diwajibkan meminta maaf secara lisan di hadapan sidang KKEP serta secara tertulis kepada pimpinan Polri.

Majelis menilai, Rohmat selaku pengemudi rantis bertindak tidak profesional saat mengamankan aksi unjuk rasa pada 28 Agustus 2025, yang berujung pada tewasnya Affan Kurniawan.

Meski demikian, salah satu hal yang meringankan hukumannya adalah karena Rohmat dianggap hanya menjalankan tugas di bawah kendali atasannya, Kompol Kosmas K Gae, yang kala itu duduk di sampingnya.

Dalam sidang, Rohmat menegaskan tidak pernah berniat mencelakakan, apalagi menghilangkan nyawa korban.

“Jiwa kami adalah Tribrata, Yang Mulia. Jiwa kami untuk melindungi dan melayani masyarakat. Tidak ada sedikit pun niat mencederai, apalagi sampai menghilangkan nyawa,” ucapnya.

Ia menambahkan, sebagai anggota Brimob dirinya hanya menjalankan tugas sesuai perintah pimpinan dan tidak pernah bermaksud menyebabkan insiden tersebut.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Aipda Rohyani, Brimob Terlibat Insiden Ojol Hanya Disanksi Minta Maaf

Aipda Rohyani, Brimob Terlibat Insiden Ojol Hanya Disanksi Minta Maaf

NASIONAL
12 Saksi Diperiksa Bareskrim Terkait Kasus Tewasnya Affan Kurniawan

12 Saksi Diperiksa Bareskrim Terkait Kasus Tewasnya Affan Kurniawan

NASIONAL
Kompol Kosmas dan Bripka Rohmat Ajukan Banding atas Sanksi Etik

Kompol Kosmas dan Bripka Rohmat Ajukan Banding atas Sanksi Etik

NASIONAL
Kompol Kosmas Banding atas Pemecatan Kasus Insiden Ojol

Kompol Kosmas Banding atas Pemecatan Kasus Insiden Ojol

NASIONAL
Kompol Kosmas dan Bripka Rohmat Punya 3 Hari untuk Ajukan Banding

Kompol Kosmas dan Bripka Rohmat Punya 3 Hari untuk Ajukan Banding

NASIONAL
Bripka Rohmat Minta Maaf ke Keluarga Affan Kurniawan

Bripka Rohmat Minta Maaf ke Keluarga Affan Kurniawan

NUSANTARA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon