DPR Nilai Wacana 1 Orang 1 Akun Medsos Bisa Tekan Hoaks
Rabu, 17 September 2025 | 12:41 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Ketua Komisi I DPR, Sukamta, menilai wacana satu orang satu akun media sosial yang tengah dikaji Kementerian Komunikasi dan Digital dapat mencegah praktik kriminalitas, termasuk penipuan dan penyebaran kabar bohong atau hoaks.
Menurutnya, pengurangan anonimitas di ruang digital sangat penting agar identitas pengguna terlihat jelas, sehingga potensi penyalahgunaan akun anonim dapat diminimalisir.
“Prinsipnya kita ingin mengurangi anonimitas di dunia digital agar nama dan identitas pengguna dapat terlihat dengan jelas di media sosial. Hal ini penting agar tidak ada pihak yang menyalahgunakan anonim untuk melakukan tindakan yang melanggar hukum atau merugikan orang lain,” kata Sukamta di Jakarta, Rabu (17/9/2025) dilansir dari Antara.
Ia menjelaskan, kajian tersebut juga mencakup aturan agar setiap akun media sosial terhubung dengan satu nomor ponsel, serta adanya pembatasan jumlah nomor yang dapat dipakai satu orang. Meski demikian, ia menilai wacana kebijakan ini masih perlu dibahas lebih lanjut.
“Apakah itu dengan cara satu akun satu orang, atau dengan cara lain, yang penting adalah supaya orang diharuskan pakai identitas asli. Kalau itu yang ditempuh, itu salah satu cara yang sangat bagus,” ujarnya.
Sukamta menambahkan, masalah utama di ruang digital tidak hanya pada banyaknya akun anonim, tetapi juga pada lemahnya penegakan hukum dan literasi digital masyarakat. “Masyarakat diharapkan memiliki kemampuan untuk memverifikasi informasi secara tepat dan tidak mudah terpengaruh hoaks,” katanya.
Karena itu, ia mendorong pemerintah menghadirkan solusi menyeluruh dan inklusif. “Ruang digital Indonesia harus menjadi tempat yang sehat, aman, dan adil. Bukan sekadar bebas dari anonim, tapi juga bebas dari ketakutan, manipulasi, dan diskriminasi kebijakan,” ujarnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Jerman vs Pantai Gading: Duel Hidup Mati Penguasa Grup E




