Replanting Sektor Perkebunan, Pemerintah Siapkan Anggaran Rp 10 T
Jumat, 19 September 2025 | 17:43 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan keseriusan pemerintah dalam program replanting dan penanaman baru untuk sektor perkebunan nasional. Program ini difokuskan pada komoditas strategis seperti kelapa dalam, kakao, mente, kopi, lada, dan pala, dengan anggaran mencapai Rp 9,9 triliun atau hampir Rp 10 triliun.
Amran menyebut, replanting menjadi tahap awal dalam mendorong hilirisasi industri pangan di sektor perkebunan. Melalui program ini, pemerintah menargetkan pengembangan lahan seluas 800 ribu hektare di seluruh Indonesia.
"Kita rencana hilirisasi, yaitu replanting dan tanam baru yakni kelapa dalam, kakao, mente, kopi, lada, pala. Itu semua dianggarkan Rp 9,9 triliun, hampir 10 triliun. Jadi kurang lebih Rp 10 triliun," jelas Amran saat konferensi pers di kantor Kementerian Pertanian, Jumat (19/9/2025).
Amran menerangkan fokus hilirisasi berupa replanting dan tanam baru ini dialokasikan untuk 800 ribu hektar di seluruh Indonesia. Program ini diperkirakan memberikan multiplier effect dengan membuka lapangan kerja bagi 1,6 juta orang dalam dua tahun ke depan.
"Dan ini bisa kita tanami 800 ribu hektare seluruh Indonesia. Insyaallah membuka lapangan kerja 1,6 juta. Rencana target kita dua tahun bisa selesai," ujarnya.
Sebelumnya, mantan menteri keuangan, Sri Mulyani menilai produktivitas sektor pertanian pada 2024–2025 menjadi penyelamat Indonesia di tengah ketidakpastian ekonomi global. Meski menghadapi tantangan perubahan iklim seperti El Nino, Indonesia dinilai berhasil mencatat prestasi di bidang pangan.
“Kinerja sektor agrikultur kita lagi bagus, terutama sesudah kita mengalami El Nino beberapa tahun terakhir. Itu prestasi di saat dunia terguncang, kalau sektor pangan tenang maka itu adalah modal yang kuat,” ujar Sri Mulyani dalam siaran pers Kementerian Pertanian terkait ekonomi global, Kamis (1/5/2025).
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Jerman vs Pantai Gading: Duel Hidup Mati Penguasa Grup E




