Pembukaan Muktamar PPP Ricuh, Mardiono: Perbedaan Adalah Perjuangan
Sabtu, 27 September 2025 | 20:33 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Pembukaan Muktamar X Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Mercure Convention Center, Ancol, Jakarta Utara diwarnai kericuhan, Sabtu (27/9/2025). Dua kubu kader saling adu mulut bahkan baku hantam hingga lempar kursi.
Peristiwa itu terjadi saat pembukaan muktamar yang dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PPP Muhammad Mardiono. Sebagian kader meneriakkan dukungan agar Mardiono melanjutkan kepemimpinan. Namun, kubu lainnya justru mendesak agar PPP dipimpin oleh ketua umum baru.
Menanggapi hal itu, Mardiono meminta agar jangan ada konflik dalam PPP. Menurutnya, perbedaan gagasan dan pandangan bagian dari demokrasi, tetapi tetap harus mengedepankan asas-asas kepatutan.
“Perbedaan tentu itu bukan merupakan hal yang kemudian menjadi riuh-riuh. Tetapi perbedaan pandangan itu adalah perjuangan, sehingga perjuangan itu kita harus mengedepankan dengan apa? Tentu dengan akal yang sehat, dengan penuh kesan-kesan,” kata Mardiono kepada wartawan seusai pembukaan Muktamar X PPP.
Mardiono mengatakan PPP lahir dari perjuangan para pendiri bangsa yang bertujuan untuk memperjuangkan umat yang rahmatan lil alamin. Kendati begitu, ia mengakui perjuangan itu bukanlah hal yang mudah dan butuh perjalanan panjang.
“Kita hidup dalam demokrasi. Jangankan di dalam partai politik. Tentu ada perbedaan pandangan itu,” ujarnya.
Mardiono juga meminta maaf apabila ada kesalahan selama menjabat sebagai plt ketua umum PPP selama tiga tahun terakhir.
“Saya memimpin PPP selama tuga tahun ini, mustahil ya saya tidak ada kesalahan. Tentu ada kesalahan. Oleh karena kesalahan itulah saya minta maaf,” tuturnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




