ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Prabowo Tak Ikut Campur Islah PPP, Menkum: Ini Inisiatif Internal

Senin, 6 Oktober 2025 | 21:40 WIB
SM
SM
Penulis: Salman Mardira | Editor: SMR
Menteri Hukum Supratman Andi Agtas (kanan) bersama Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono memberikan keterangan mengenai SK kepengurusan baru PPP yang menyatukan dua kubu di kantor Kementerian Hukum, Jakarta, Senin (6/10/2025).
Menteri Hukum Supratman Andi Agtas (kanan) bersama Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono memberikan keterangan mengenai SK kepengurusan baru PPP yang menyatukan dua kubu di kantor Kementerian Hukum, Jakarta, Senin (6/10/2025). (Antara/Rio Feisal)

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Hukum Supratman Andi Agtas menegaskan rekonsiliasi dua kubu Partai Persatuan Pembangunan (PPP) murni inisiatif dari internal partai tersebut, dan tanpa andil Presiden Prabowo Subianto.

“Tidak ada (andil presiden). Ini inisiatif dari teman-teman semua di internal PPP,” ujar Supratman di kantor Kementerian Hukum, Jakarta, Senin (6/10/2025).

Supratman menjelaskan Presiden Prabowo selalu mengatakan partai politik harus menyelesaikan masalahnya sendiri bila memiliki persoalan. Pemerintah bersyukur karena PPP mampu menyelesaikan persoalan tersebut.

ADVERTISEMENT

“Ternyata bisa selesai. Semua bisa. Tadi kami berangkulan semua menerima surat keputusan menteri, dan hari ini kelihatan kan tidak ada masalah antara ketua umum (Mardiono), Pak Agus, dan Gus Yasin,” ujar Supratman dikutip dari Antara.

Dia berharap kondisi internal PPP semakin membaik setelah rekonsiliasi tersebut, terutama di tingkat bawah.

“Semua sekarang dalam posisi yang sangat baik-baik saja. Mudah-mudahan ini ke bawah pun akan sama,” harapnya.

Sebelumnya, PPP menggelar Muktamar ke-10 di Ancol, Jakarta pada 27 September 2025 dan mengumumkan Mardiono terpilih secara aklamasi sebagai ketua umum periode 2025-2030.

Kubu kontra Mardiono protes. Muktamar kemudian tetap berlangsung dan memutuskan Agus Suparmanto sebagai ketum PPP periode 2025-2030. 

Kemunculan dua ketua umum membuat sejarah dualism kepemimpinan PPP kembali terulang. Kedua kubu sama-sama mengklaim sah sebagai pengurus baru PPP. Mereka turut mendaftar ke Kemenkum.

Pada 6 Oktober 2025, menteri hukum menerbitkan surat keputusan mengenai kepengurusan PPP yang baru. 

Dalam SK tersebut, ketua umum PPP adalah Muhamad Mardiono, Agus Suparmanto selaku wakil ketua umum, Taj Yasin Maimoen sebagai sekretaris jenderal, dan bendahara umum dijabat Imam Fauzan Amir Uskara.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

PPP Jabar Sepakat Dukung Islah Kubu Mardiono dan Agus Suparmanto

PPP Jabar Sepakat Dukung Islah Kubu Mardiono dan Agus Suparmanto

NASIONAL
Isu Politik-Hukum Terkini: Prabowo Tak Ikut Campur Islah PPP

Isu Politik-Hukum Terkini: Prabowo Tak Ikut Campur Islah PPP

NASIONAL
Akhiri Dualisme PPP, Mardiono dan Agus Sepakat Tidak PAW Anggota DPRD

Akhiri Dualisme PPP, Mardiono dan Agus Sepakat Tidak PAW Anggota DPRD

NASIONAL
Mardiono Ungkap Orang Baik di Balik Islah PPP dengan Agus Suparmanto

Mardiono Ungkap Orang Baik di Balik Islah PPP dengan Agus Suparmanto

NASIONAL
Sepakat Islah, Agus Suparmanto Batal Gugat PPP Kubu Mardiono

Sepakat Islah, Agus Suparmanto Batal Gugat PPP Kubu Mardiono

NASIONAL
2 Kubu PPP Islah: Mardiono Sah Jadi Ketum, Agus Suparmanto Waketum

2 Kubu PPP Islah: Mardiono Sah Jadi Ketum, Agus Suparmanto Waketum

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon