Prabowo Bangga: Ekonomi RI Tumbuh di Tengah 110 Konflik Dunia
Senin, 20 Oktober 2025 | 16:38 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato refleksi satu tahun pemerintahan dalam rapat kabinet paripurna di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (20/10/2025). Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan Indonesia berhasil menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah kondisi global yang penuh ketidakpastian.
“Kita telah bekerja keras dan menghasilkan hal-hal yang dirasakan rakyat karena kita telah mencapai hasil positif di bidang ekonomi,” ujar Prabowo membuka sambutan.
Presiden menyoroti dunia saat ini tengah dilanda lebih dari 110 perang dan konflik bersenjata, yang berdampak besar terhadap stabilitas geopolitik dan geoekonomi global. “Energi dan pangan sangat rawan terhadap ketidakpastian geopolitik dan ekonomi dunia,” tegasnya.
Prabowo menyebut Indonesia termasuk negara dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di antara anggota G-20, meski menghadapi tekanan global. “Alhamdulillah, kita masih mampu menjaga pertumbuhan ekonomi tetap tinggi, pada kisaran 5%. Untuk kondisi sekarang, ini termasuk yang tertinggi di G-20,” katanya.
Tak hanya itu, inflasi nasional juga berhasil dijaga pada level sekitar 2%, yang menurut Prabowo merupakan salah satu terendah di dunia.
“Kita punya teknik memantau dan mengendalikan inflasi yang jarang diajarkan di fakultas ekonomi dunia. Teknik ini dirintis oleh pendahulu saya, Presiden Jokowi. Harus kita akui, pengalaman beliau sebagai wali kota membuatnya sangat teliti dalam memantau harga dan inflasi,” ucapnya.
Prabowo menambahkan, pengendalian inflasi yang efektif menjadi kunci menjaga daya beli masyarakat dan stabilitas ekonomi di tengah tekanan harga global. Presiden juga menyoroti keberhasilan pemerintah dalam menjaga defisit APBN di bawah 3% dari produk domestik bruto (PDB), menjadikannya salah satu yang terendah di G-20, bahkan di dunia.
“Defisit APBN kita jaga di bawah 3% dari PDB. Ini salah satu yang terendah, mungkin bahkan terendah di dunia,” ujarnya.
Selain itu, indeks harga saham gabungan (IHSG) mencatat rekor baru dengan menembus level 8.000 poin, tertinggi sepanjang sejarah Indonesia. “Ini di luar dugaan, dan merupakan hasil kerja keras seluruh tim ekonomi kita,” kata Prabowo disambut tepuk tangan hadirin.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Jerman vs Pantai Gading: Duel Hidup Mati Penguasa Grup E




