ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Prabowo Ultimatum Menteri sebelum Reshuffle, Golkar: Itu Langkah Bijak

Rabu, 22 Oktober 2025 | 19:47 WIB
JG
DM
Penulis: Juan Ardya Guardiola | Editor: DM
Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Muhammad Sarmuji, menilai langkah Presiden Prabowo Subianto yang memberikan peringatan sebanyak tiga kali kepada menterinya sebelum reshuffle merupakan tindakan yang bijak dan tegas dalam menjaga kinerja Kabinet Merah Putih.
Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Muhammad Sarmuji, menilai langkah Presiden Prabowo Subianto yang memberikan peringatan sebanyak tiga kali kepada menterinya sebelum reshuffle merupakan tindakan yang bijak dan tegas dalam menjaga kinerja Kabinet Merah Putih. (Dok Golkar/Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Prabowo Subianto menegaskan kepada seluruh menteri di Kabinet Merah Putih akan dilakukan reshuffle jika mereka sudah tiga kali diberi peringatan dan tak menunjukkan perbaikan.

Pernyataan tegas itu mendapat dukungan dari Partai Golkar. Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Muhammad Sarmuji, menilai langkah Presiden Prabowo merupakan tindakan yang bijak dan tegas dalam menjaga kinerja kabinet.

“Ya, itu bagus. Pak Prabowo menyampaikan kalau sudah diperingatkan tiga kali nanti akan dilakukan reshuffle. Itu suatu langkah bijak,” ujar Sarmuji di kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Rabu (22/10/2025).

ADVERTISEMENT

Menurut Sarmuji, peringatan tersebut menjadi bentuk ketegasan Presiden Prabowo terhadap para menteri agar tidak menyalahgunakan kewenangan yang dimiliki.

Ia menilai, kebijakan itu menunjukkan presiden tetap memberi ruang bagi menteri untuk memperbaiki kinerja sebelum diambil tindakan tegas. “Kalau memang sudah tidak bisa diperbaiki, tentu orientasi kepada rakyat harus didahulukan dibandingkan rasa kasihan kepada para menteri,” tegasnya.

Sebagai informasi, peringatan reshuffle tersebut disampaikan langsung Presiden Prabowo dalam sidang senat pengukuhan mahasiswa baru dan wisuda sarjana Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI) di Bandung pada Sabtu (18/10/2025).

Langkah ini dinilai sebagai upaya Presiden Prabowo memastikan pemerintahan tetap fokus, disiplin, dan berpihak pada kepentingan rakyat.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Budi Gunadi dan Chatib Basri Klarifikasi Isu Jadi Menkeu

Budi Gunadi dan Chatib Basri Klarifikasi Isu Jadi Menkeu

NASIONAL
Purbaya Tertawa Saat Dikaitkan dengan Kursi Gubernur BI

Purbaya Tertawa Saat Dikaitkan dengan Kursi Gubernur BI

EKONOMI
Istana: Tak Ada Rencana Ganti Menkeu Purbaya dengan Chatib Basri

Istana: Tak Ada Rencana Ganti Menkeu Purbaya dengan Chatib Basri

NASIONAL
Dibocorkan Andi Gani, Said Iqbal Ditunjuk Jadi Penasihat Presiden

Dibocorkan Andi Gani, Said Iqbal Ditunjuk Jadi Penasihat Presiden

NASIONAL
Said Iqbal Masuk Kabinet? Mensesneg: Ada Kemungkinan

Said Iqbal Masuk Kabinet? Mensesneg: Ada Kemungkinan

NASIONAL
Murka Pejabat Jadi Tersangka, Prabowo Perang Total Lawan Korupsi

Murka Pejabat Jadi Tersangka, Prabowo Perang Total Lawan Korupsi

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon