ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

LMKN Harus Digital! Usul Once Mekel demi Royalti Musisi Aman

Minggu, 16 November 2025 | 08:06 WIB
CF
HK
Penulis: Chairul Fikri | Editor: HYK
Once Mekel menilai musik seharusnya menjadi hiburan menyenangkan bagi masyarakat, bukan penyebab ketakutan karena tagihan royalti lagu.
Once Mekel menilai musik seharusnya menjadi hiburan menyenangkan bagi masyarakat, bukan penyebab ketakutan karena tagihan royalti lagu. (Instagram.com/@oncemekelofficial)

Jakarta, Beritasatu.com - Anggota Komisi X DPR RI, Once Mekel, mendorong kejelasan status Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) agar pengumpulan dan pendistribusian royalti bagi para pelaku industri kreatif dapat berjalan lebih akuntabel. 

Hal itu ia sampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) yang membahas harmonisasi Rancangan Undang-Undang (RUU) Hak Cipta.

“Satu hal, bahwa status LMK dan LMKN ini harus dipertegas,” ujar Once Mekel, dikutip dari tayangan TVR Parlemen, Sabtu (15/11/2025).

ADVERTISEMENT

Mantan vokalis grup band Dewa 19 itu menyebut LMKN bersama lembaga manajemen kolektif (LMK) mulai memiliki dasar hukum yang lebih kuat sejak Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 diterbitkan. Namun, implementasinya hingga kini dinilai belum maksimal.

“Makanya, sebetulnya ini masih baru, baru 10 tahun. Nah, LMKN ini dalam undang-undang kita yang baru memang sifatnya itu tadi, nirlaba sama dengan LMK,” lanjut Once.

Solusi Akuntabilitas: Digitalisasi dan Kolaborasi Swasta

Menurut Once, penguatan tata kelola LMKN dan LMK perlu dilakukan melalui digitalisasi sistem kerja. Integrasi digital antarlembaga dinilai akan memperbaiki proses verifikasi, distribusi royalti, hingga transparansi data penggunaan karya musik.

“LMKN harus punya sistem digital, LMK pun harus punya sistem digital, dan keduanya harus terkoneksi dengan baik,” ujarnya.

Ia juga membuka peluang kolaborasi dengan pihak swasta yang memiliki kompetensi teknologi, selama proses penunjukan dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku. Once menyinggung ketentuan dalam PP 56 terkait penggunaan sistem berbasis digital.

“Kalau menurut PP 56, yang tadi disebut, itu hanya menunjuk saja, cukup. Tidak ada sistem tender atau sistem terbuka. Siapa yang baik kan ada beberapa yang mengusulkan. Nah, itu harus didiskusikan lagi,” tambah Once.

Penyederhanaan LMK dan Prinsip Transparansi

Selain memperjelas status dan memperbaiki sistem kerja, Once juga menyoroti jumlah LMK yang saat ini mencapai 16 lembaga. Menurut Once, jumlah tersebut idealnya disederhanakan agar pengawasan dan kinerja pengelolaan royalti lebih efektif.

Ia menekankan bahwa lembaga yang beroperasi harus diisi oleh SDM profesional yang bekerja secara transparan dan jujur.

“Hanya orang-orang yang profesional yang bekerja di situ, yang bisa transparan, bisa jujur, dalam operasionalnya,” tutup Once.

Pembahasan mengenai penguatan tata kelola LMKN dan LMK menjadi salah satu isu kunci dalam upaya memperbaiki ekosistem hak cipta di Indonesia. DPR RI menargetkan harmonisasi RUU Hak Cipta dapat menjawab tantangan baru di era digital serta meningkatkan kesejahteraan para pencipta dan pemilik hak terkait.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Ahmad Dhani Pastikan Once Batal Tampil di Pernikahan El Rumi

Ahmad Dhani Pastikan Once Batal Tampil di Pernikahan El Rumi

LIFESTYLE
Once Mekel: Seni dan Budaya Jadi Kunci Perjuangan Politik PDIP

Once Mekel: Seni dan Budaya Jadi Kunci Perjuangan Politik PDIP

LIFESTYLE
Once Mekel Ajak UMKM Jakarta Beri Data demi Kemajuan Ekonomi

Once Mekel Ajak UMKM Jakarta Beri Data demi Kemajuan Ekonomi

LIFESTYLE
Once Mekel Dukung Sistem Satu Pintu Pembayaran Royalti Musik

Once Mekel Dukung Sistem Satu Pintu Pembayaran Royalti Musik

LIFESTYLE
Once Mekel Gandeng Bonnie Triyana di Festival Seni Multatuli 2025

Once Mekel Gandeng Bonnie Triyana di Festival Seni Multatuli 2025

LIFESTYLE
Once Mekel Minta Anggota DPR Lebih Peka Tangkap Keresahan Masyarakat

Once Mekel Minta Anggota DPR Lebih Peka Tangkap Keresahan Masyarakat

LIFESTYLE

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon