Eks Kapolri Bongkar Alasan Publik Lebih Percaya Damkar daripada Polisi
Sabtu, 29 November 2025 | 21:16 WIB
Surabaya, Beritasatu.com - Fenomena warga yang lebih memilih melapor ke petugas pemadam kebakaran (damkar) daripada ke polisi memantik perdebatan publik. Bagi eks Kapolri Jenderal (Purn) Badrodin Haiti yang kini duduk di Komisi Percepatan Reformasi Polri, fenomena itu bukan anomali, melainkan cerminan pengalaman masyarakat terhadap pelayanan polisi.
Menurut dia, pilihan warga sangat sederhana, yakni mencari respons tercepat. “Bukan hanya ke polisi. Urusan di balai desa atau instansi pemerintah lain pun masyarakat ingin cepat,” ujarnya di Surabaya, ditulis Sabtu (29/11/2025).
Badrodin mengurai akar persoalannya. Ia menilai lambatnya respons kepolisian berasal dari rantai birokrasi yang terlalu panjang. Warga lalu beralih ke lembaga lain yang dinilai lebih sigap, termasuk damkar.
“Polisi tidak cepat karena terlalu banyak birokrasi. Agak lambat, ya masyarakat pilih yang lebih cepat. Maka polisi harus berbenah,” katanya.
Ia menyambut baik reaktivasi satuan Pamapta sebagai langkah percepatan pelayanan. Namun percepatan, kata dia, tak bisa diukur hanya dengan kecepatan waktu tanggap. Cara polisi melayani masyarakat menjadi faktor lain yang menentukan. “Respons cepat bukan hanya soal menit. Ada keikhlasan dalam melayani,” ujarnya.
Sikap aparat, menurut Badrodin, turut memengaruhi rasa nyaman warga saat berurusan dengan polisi. Pelayanan yang dibalut keluhan, wajah tak bersahabat, atau nada tinggi membuat warga enggan mengadu ke kantor polisi. “Itu jiwa sipilnya. Pelayanan harus membuat masyarakat nyaman,” ucapnya.
Komentar Badrodin sejalan dengan pernyataan Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo sebelumnya yang mengakui lambatnya respons laporan masyarakat dibanding pemadam kebakaran. Reformasi pelayanan publik, kata Badrodin, tak dapat ditunda jika Polri ingin kembali menjadi tempat pertama yang dituju warga ketika menghadapi masalah.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan Biaya di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: 2 Gol Undav Bawa Jerman Comeback Lawan Pantai Gading




