ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Ini Pembahasan Komite Reformasi Polri dalam Rapat Perdana di Mabes

Senin, 10 November 2025 | 11:21 WIB
MR
S
Penulis: Muhammad Aulia Rahman | Editor: JTO
Pelantikan anggota Komite Percepatan Reformasi Polri yang dipimpin Jimly Asshiddiqie di Istana Merdeka, Jumat 7 November 2025.
Pelantikan anggota Komite Percepatan Reformasi Polri yang dipimpin Jimly Asshiddiqie di Istana Merdeka, Jumat 7 November 2025. (Beritasatu.com/Agnes Valentina Christa)

Jakarta, Beritasatu.com - Komite Percepatan Reformasi Polri dijadwalkan menggelar pertemuan perdana di Markas Besar Polri, Senin (10/11/2025) siang. Rapat ini akan menjadi momentum awal untuk merumuskan langkah-langkah kerja komite.

Ketua Komite Jimly Asshiddiqie mengatakan, rapat akan berlangsung pada pukul 13.00 WIB di kantor apolri. Dalam agenda tersebut, komite akan menentukan strategi awal serta pihak-pihak yang akan dilibatkan dalam proses pengumpulan aspirasi publik.

“Insyaallah siang ini kami adakan rapat pertama di Mabes Polri. Fokusnya untuk menyusun langkah awal sekaligus menetapkan siapa saja yang terlibat,” ujar Jimly di Istana Merdeka, Jumat (7/11/2025).

ADVERTISEMENT

Komite ini terdiri dari berbagai tokoh nasional, termasuk mantan Kapolri, mantan menteri koordinator, mantan Ketua Kompolnas, serta mantan Ketua Mahkamah Konstitusi seperti Jimly dan Mahfud MD. Selain itu, lima jenderal purnawirawan dan Kapolri sendiri juga turut menjadi anggota tim.

“Susunan anggota lengkap. Kolaborasi ini penting untuk memastikan reformasi dilakukan secara menyeluruh dan melibatkan berbagai perspektif,” jelas Jimly.

Jimly menambahkan, komite eksternal yang dipimpinnya akan bekerja selaras dengan tim internal kepolisian yang dipimpin Kapolri. Menurutnya, tim internal mencerminkan keseriusan Polri dalam bersikap terbuka dan memperbaiki aspek internal yang dianggap perlu.

Terkait bentuk perbaikan yang akan dilakukan, Jimly menyebut kemungkinan mencakup revisi tata kelola dan manajemen internal Polri. Namun, rekomendasi konkret baru akan muncul setelah diskusi mendalam bersama seluruh pemangku kepentingan.

Lebih lanjut, Jimly menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto menunjukkan respons yang positif terhadap aspirasi publik terkait kepolisian. Presiden bahkan menekankan bahwa evaluasi sebaiknya tidak hanya diterapkan pada Polri, tetapi juga pada lembaga negara lain.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Yusril: Tindakan Brimob Aniaya Siswa MTs Tual di Luar Perikemanusiaan

Yusril: Tindakan Brimob Aniaya Siswa MTs Tual di Luar Perikemanusiaan

NASIONAL
Mayoritas Anggota Komite Reformasi Ingin Polri di Bawah Presiden

Mayoritas Anggota Komite Reformasi Ingin Polri di Bawah Presiden

NASIONAL
Eks Kapolri Bongkar Alasan Publik Lebih Percaya Damkar daripada Polisi

Eks Kapolri Bongkar Alasan Publik Lebih Percaya Damkar daripada Polisi

NASIONAL
Mengapa Pelayanan dari Polsek hingga Polda Lambat?

Mengapa Pelayanan dari Polsek hingga Polda Lambat?

NASIONAL
Reformasi Polri di Era Prabowo: Menuju Polisi Transparan dan Akuntabel

Reformasi Polri di Era Prabowo: Menuju Polisi Transparan dan Akuntabel

NASIONAL
Prabowo Langsung Beri Arahan ke Komisi Reformasi Polri Seusai Dilantik

Prabowo Langsung Beri Arahan ke Komisi Reformasi Polri Seusai Dilantik

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon