Kunjungan Prabowo ke Aceh Beri Dampak Psikologis ke Korban Terdampak
Sabtu, 13 Desember 2025 | 11:50 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Prabowo Subianto menunjukkan kepeduliannya terhadap para korban bencana di Sumatera dan Aceh. Khusus di Aceh, Prabowo selepas kunjungan kerja ke Rusia kembali meninjau korban bencana banjir di Aceh Tamiang, Bener Meriah, dan Takengon, Jumat (12/12/2025).
Dalam kesempatan tersebut dia menyampaikan empati sekaligus komitmen pemerintah untuk hadir sepenuhnya membantu percepatan pemulihan.
“Anak-anakku, ibu-ibu, semuanya, saya datang ke sini hari ini untuk bertemu, melihat keadaan, dan mengecek langsung dari Pak Bupati, wakil bupati, serta tokoh masyarakat tentang bagaimana kita bisa mempercepat pemulihan keadaan,” ujar Presiden Prabowo melalui Tim Media Presiden, di Jakarta dikutip dari Antara, Sabtu (13/12/2025).
Presiden Prabowo juga mengajak masyarakat untuk tetap tabah menghadapi situasi pascabencana. "Saya minta semuanya bersabar. Insyaallah kita bisa cepat mengembalikan keadaan supaya hidup bisa lebih baik," ucap Presiden Prabowo Subianto.
Dengan peninjauan langsung ini, pemerintah berharap proses pemulihan di Takengon, Aceh, berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.
Terkait hal ini, peneliti Utama Indikator Politik Indonesia Bawono Kumoro, menilai intensitas kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke sejumlah lokasi bencana di Aceh memberikan dampak psikologis yang signifikan bagi masyarakat terdampak.
Bawono menilai kehadiran langsung kepala negara di lapangan mencerminkan konsistensi kepemimpinan sekaligus menegaskan bahwa isu kemanusiaan menjadi prioritas pemerintah.
“Terlihat pola yang jelas kalau Presiden tidak sekadar memberi arahan dari jauh, tetapi turun langsung untuk memastikan percepatan penanganan. Pada usia yang hampir menginjak 75 tahun, tingkat mobilitas dan komitmen beliau dalam menempatkan keselamatan rakyat sebagai prioritas patut diapresiasi. Kehadiran fisik ini tentu menumbuhkan optimisme dan harapan bagi warga yang terdampak,” kata Bawono.
Selama peninjauan, Presiden Prabowo menyambangi posko pengungsian, berinteraksi dengan warga, serta menginstruksikan percepatan distribusi logistik, pengerahan alat berat, dan penguatan layanan kesehatan. Pemerintah juga mengoordinasikan pembukaan kembali jalur transportasi yang terputus serta meningkatkan bantuan melalui jalur udara untuk wilayah yang sulit dijangkau.
Bawono menambahkan, mobilitas tinggi tersebut menunjukkan kemampuan presiden menyeimbangkan peran di panggung internasional dengan tanggung jawab di dalam negeri.
“Agenda global dan respons kebencanaan dijalankan secara beriringan. Presiden memastikan Indonesia tetap aktif di luar negeri tanpa mengabaikan kebutuhan mendesak rakyat. Inilah yang membuat publik merasakan kehadiran negara secara nyata dan optimistis terhadap percepatan pemulihan,” ujarnya.
Di sejumlah lokasi, warga menyampaikan apresiasi atas penyaluran bantuan yang kian lancar, mulai dari logistik pangan, layanan kesehatan, hingga dukungan evakuasi. Pemerintah menegaskan komitmen untuk terus memperkuat penanganan darurat, rehabilitasi, serta pemulihan jangka menengah di Aceh dan wilayah lain di Sumatera.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
BNN Minta Kemenkomdigi Blokir Situs Terindikasi Kejahatan Narkotika




