6 Fakta Operasi Senyap KPK di Banten: Ciduk Jaksa hingga Pengacara
Kamis, 18 Desember 2025 | 17:56 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Sebanyak sembilan orang diringkus tim penyidik dalam operasi yang berlangsung di wilayah Banten dan Tangerang sepanjang Rabu (17/12/2025). Mereka masih diperiksa intensif oleh tim KPK.
Kasus OTT ini menarik perhatian publik secara luas, salah satunya karena di dalamnya ada seorang aparat penegak hukum atau jaksa yang terciduk. Namun, identitasnya belum dibuka kepada media.
KPK beralasan semua yang terjaring dalam OTT masih diperiksa. Setelah selesai pemeriksaan, KPK berjanji akan menjelaskan ke publik terkait kontruksi perkaranya maupun status mereka.
Berikut Fakta-fakta OTT Jaksa
1. Sembilan orang ditangkap
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan ada sembilan orang yang terjaring OTT pada Rabu (17/12/2025), terdiri dari satu jaksa di lingkungan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten, dua penasihat hukum, dan enam pihak swasta. Seluruh pihak kini tengah diperiksa secara intensif di Gedung Merah Putih KPK di Jakarta.
Hingga kini, KPK belum membeberkan secara rinci kronologi perkara maupun konstruksi hukum yang mendasari OTT tersebut, karena pemeriksaan masih berlangsung dan data masih dikumpulkan.
“Terkait dengan detil konstruksi perkara kami belum bisa sampaikan saat ini karena ini masih akan dilakukan ekspos, masih didalami dan dianalisis lagi oleh tim dan para pihak yang diamankan juga masih dilakukan pemeriksaan secara intensif," ujar Budi di gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (18/12/2025).
Budi minta publik bersabar dan menunggu hasil pemeriksaan intensif tim KPK. Dia memastikan tim KPK akan mengumumkan ke publik terkait OTT oknum jaksa jika sudah dilakukan pemeriksaan secara intensif.
"Kami nanti tentu akan sampaikan secara lengkap kronologi dan konstruksi perkaranya termasuk status hukum kepada pihak-pihak yang diamankan oleh tim pada hari Rabu kemarin sejumlah sembilan orang," tandas Budi.
2. Barang bukti Rp 900 juta
Saat OTT jaksa dan delapan orang lainnya, KPK menyita uang tunah senilai Rp 900 juta. Uang itu diduga bagian dari barang bukti suap. Namun, penyidik masih terus mendalami dan menganalisisnya.
“Selain mengamankan sembilan orang tersebut, tim juga mengamankan barang bukti, sejumlah uang dalam bentuk tunai, sekitar Rp 900 juta," jelas Budi.
3. Belum ada tersangka
Seusai dengan KUHAP, KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum dari para pihak yang diamankan dalam OTT. KPK akan mengumumkan status hukum para pihak yang diamankan dan detail perkaranya salam konferensi pers yang terbuka untuk umum.

Sejauh ini, kesembilan orang yang ditangkap masih berstatus terperiksa atau saksi, belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka.
4. Koordinasi dengan Kejagung
Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto mengatakan KPK telah menjalin koordinasi dengan Kejaksaan Agung (Kejagung) menyusul ada seorang jaksa terciduk dalam OTT di Banten.
Koordinasi itu penting dilakukan untuk proses hukum lebih lanjut dan penentuan langkah penanganan internal maupun eksternal. Masyarakat diminta untuk bersabar menunggu hasil dari pemeriksaan dan tindak lanjut koordinasi antar lembaga penegak hukum tersebut
“Sudah ada koordinasi dengan Kejaksaan Agung, nanti kita lihat hasilnya," kata Fitroh.
5. Diduga terkait kasus TKA
Jaksa yang terciduk KPK diduga bertugas di Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang yang masuk dalam lingkup Kejati Banten.
Kepala Subseksi II Intelijen Kejari Kabupaten Tangerang Ilham Maulidy mengaku masih menelusuri nama dan kebenaran informasi itu. Namun, dia tak menampik perihal adanya penanganan kasus tenaga kerja asing. Namun, ia belum dapat memastikan apakah ada keterkaitan perkara tersebut dengan OTT KPK.
Di Kejari Kabupaten Tangerang ini perkaranya banyak sekali, saya belum cross check data, tetapi mungkin ada yang berkaitan dengan TKA," ujar Ilham, Kamis (18/12/2025).
Selain itu, Ilham juga belum dapat memastikan kabar adanya jaksa dari Kejari Kabupaten Tangerang yang menjadi salah satu orang yang turut diamankan dalam OTT KPK tersebut.
"Jadi memang ada beberapa berita yang menyampaikan bahwa ada OTT yang menyangkut beberapa anggota khususnya Kejari Kabupaten Tangerang. Namun kami masih mencari kebenarannya," kata Ilham.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
1
B-FILES
Libur Kenaikan Isa Almasih, Penumpang Bandara Soetta Capai 131.000




