Jelaskan Alasan Jarang Wawancara, Prabowo Pilih Bukti Kerja Nyata
Kamis, 1 Januari 2026 | 17:13 WIB
Aceh Tamiang, Beritasatu.com - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan alasan dirinya jarang menggelar sesi wawancara dengan pers. Ia menegaskan lebih memilih membuktikan kinerja pemerintah melalui hasil nyata dibandingkan sekadar menyampaikan pernyataan.
Hal tersebut disampaikan Prabowo saat memimpin rapat koordinasi pemulihan pascabencana Sumatera di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Kamis (1/1/2026). “Jadi saudara-saudara, saya percaya dengan bukti. Evidence based itu cara bekerja saya,” ujar Prabowo.
Meski jarang tampil dalam wawancara, Kepala Negara menegaskan sikap tersebut bukan berarti dirinya tidak menghormati peran pers. Menurutnya, pers justru memiliki fungsi yang sangat penting dalam kehidupan demokrasi.
Namun, Prabowo menilai masyarakat Indonesia cenderung menaruh kepercayaan lebih besar pada hasil konkret yang bisa dirasakan langsung dalam kehidupan sehari-hari. “Bukan saya tidak menghormati pers karena saya mengerti psikologi rakyat Indonesia. Rakyat Indonesia hanya percaya dengan bukti, bukti,” tegasnya.
Ia menegaskan pemerintahan saat ini berada dalam fase pembuktian, yaitu setiap kebijakan dan langkah harus berdampak langsung bagi masyarakat, termasuk dalam penanganan pascabencana di wilayah Sumatera.
Dalam konteks tersebut, Prabowo menekankan kehadiran para menteri dan pejabat negara di lokasi terdampak bencana bukanlah formalitas atau seremonial semata, melainkan bagian dari upaya memahami persoalan secara langsung dan mengambil keputusan terbaik.
“Kalau menteri-menteri dan pejabat turun, mereka tidak turun untuk wisata. Mereka datang, melihat, mencatat, mengerti, lalu mengambil keputusan,” papar Prabowo.
Presiden menambahkan, fokus utama pemerintah adalah meringankan serta mengurangi penderitaan rakyat melalui kerja nyata. Menurutnya, tugas seorang pemimpin dan pejabat negara adalah memastikan kehadiran negara benar-benar dirasakan, terutama dalam situasi sulit.
Meski tidak selalu berada di lapangan setiap saat, Prabowo menegaskan komitmen pemerintah untuk terus bekerja secara nasional guna menjawab kebutuhan seluruh rakyat Indonesia. “Saya walaupun tidak sehari-hari bersama saudara semua, saya di pusat berpikir bagaimana mengatasi ini dan membantu di lapangan, sambil tetap mengurus nasib 280 juta rakyat Indonesia secara nasional,” pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Aniaya Warga hingga Tewas, 3 Sekuriti PT Agrinas Palma Jadi Tersangka




