ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Ingatkan Donasi Harus Hati-hati, Prabowo: Pernah Ada yang Menagih

Kamis, 1 Januari 2026 | 19:27 WIB
CS
DM
Penulis: Celvin Moniaga Sipahutar | Editor: DM
Prabowo saat memimpin rapat koordinasi pemulihan pascabencana Sumatera di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Kamis, 1 Januari 2026.
Prabowo saat memimpin rapat koordinasi pemulihan pascabencana Sumatera di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Kamis, 1 Januari 2026. (Istimewa)

Aceh Tamiang, Beritasatu.com - Presiden Prabowo Subianto mengingatkan seluruh jajaran pemerintah pusat maupun daerah agar bersikap hati-hati dalam menerima bantuan dan donasi untuk penanganan bencana di wilayah Sumatera.

Meski demikian, Prabowo menegaskan pemerintah tidak menutup diri terhadap partisipasi pihak mana pun, termasuk bantuan dari masyarakat luas dan diaspora Indonesia di luar negeri, selama penyalurannya dilakukan melalui mekanisme yang jelas dan transparan.

Presiden bahkan mempersilakan pemerintah daerah di wilayah terdampak bencana untuk membuka rekening khusus sebagai sarana penyaluran donasi bagi masyarakat yang membutuhkan.

ADVERTISEMENT

Namun, Prabowo menekankan setiap bentuk donasi harus mengikuti prosedur yang disepakati antara pemerintah pusat dan daerah, serta dilandasi niat yang tulus tanpa kepentingan tertentu. Kehati-hatian tersebut, kata Prabowo, didasarkan pada pengalaman sebelumnya ketika bantuan yang diberikan justru disertai tuntutan pada kemudian hari.

“Kita mengalami, pernah dibantu-bantu. Akhirnya ujungnya ada juga yang menagih,” ujar Prabowo saat memimpin rapat koordinasi pemulihan pascabencana Sumatera di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Kamis (1/1/2026).

Presiden menekankan pentingnya memastikan setiap bantuan benar-benar murni sebagai bentuk kepedulian sehingga tidak menimbulkan kewajiban atau tekanan bagi pemerintah maupun masyarakat terdampak di masa depan.

Meski demikian, Prabowo meminta jajarannya tetap berpikir positif dan terbuka terhadap partisipasi berbagai pihak, sembari terus bekerja cepat untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana. “Kita harus berpikir positif. Yang penting kita secepatnya bekerja untuk meringankan penderitaan rakyat kita, di mana pun. Itu tujuan kita,” jelas Prabowo.

Pada sisi lain, Presiden menegaskan negara memiliki kapasitas dan kemampuan untuk menangani dampak banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh, dengan dukungan APBN serta koordinasi lintas sektor.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

6 Bulan Pascabencana, 12 Sekolah di Aceh Tengah Masih Belajar di Tenda

6 Bulan Pascabencana, 12 Sekolah di Aceh Tengah Masih Belajar di Tenda

NUSANTARA
Purbaya: Dana Pemulihan Sumatera Rp 60 T Cair jika Dokumen Lengkap

Purbaya: Dana Pemulihan Sumatera Rp 60 T Cair jika Dokumen Lengkap

EKONOMI
Pembangunan Huntap Korban Bencana Sumatera Ditargetkan Tuntas 2027

Pembangunan Huntap Korban Bencana Sumatera Ditargetkan Tuntas 2027

NASIONAL
Bahas Pemulihan Banjir Sumatera, DPR-Pemerintah Gelar Rapat Tertutup

Bahas Pemulihan Banjir Sumatera, DPR-Pemerintah Gelar Rapat Tertutup

NASIONAL
Huntap Korban Banjir Aceh Siap Dibangun di 71 Lokasi

Huntap Korban Banjir Aceh Siap Dibangun di 71 Lokasi

NUSANTARA
Tito: Huntara Buat Penyintas Bener Meriah Kembali Tersenyum

Tito: Huntara Buat Penyintas Bener Meriah Kembali Tersenyum

NUSANTARA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon