Ahok Akui Mundur dari Pertamina karena Beda Pandangan dengan Jokowi
Rabu, 28 Januari 2026 | 00:07 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengungkap alasan pengunduran dirinya dari jabatan komisaris utama PT Pertamina (Persero), yakni karena perbedaan pandangan politik dengan Presiden Joko Widodo.
Pengakuan tersebut disampaikan Ahok saat memberikan keterangan sebagai saksi dalam persidangan kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah Pertamina periode 2018-2023, yang digelar pada Selasa (23/1/2026).
Awalnya, jaksa penuntut umum (JPU) mempertanyakan latar belakang keputusan Ahok mengundurkan diri dari Pertamina pada awal 2024. “Nah, saya keluar karena alasan politik, beda pandangan dengan Presiden Pak Jokowi,” ujar Ahok di hadapan jaksa dan majelis hakim.
Ahok menjelaskan, seharusnya dirinya sudah mengundurkan diri pada akhir Desember 2023 setelah penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2024 rampung. Namun, pelaksanaan RKAP tersebut mengalami keterlambatan sehingga pengunduran dirinya baru terealisasi kemudian.
“Kebetulan RKAP-nya terlambat. Namun, di situ saya sudah meninggalkan catatan dalam RKAP sistem pengadaan yang baru harus memberikan efisiensi hingga 46%, dan direksi semuanya sudah menandatangani,” jelas Ahok.
Kehadiran Ahok dalam persidangan kali ini merupakan pemanggilan ulang oleh JPU. Sebelumnya, Ahok sempat berhalangan hadir karena berada di luar negeri. Ia baru kembali ke Indonesia pada 26 Januari 2026, sesuai dengan pemberitahuan resmi yang telah disampaikan kepada jaksa maupun majelis hakim.
Sidang tersebut merupakan lanjutan dari rangkaian pemeriksaan saksi kasus dugaan korupsi tata kelola minyak Pertamina yang telah berlangsung sejak awal Januari 2026. Sebelumnya, JPU juga telah menghadirkan sejumlah saksi penting, termasuk Nicke Widyawati, mantan direktur utama PT Pertamina periode 2018-2024.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




