Posisi Masih di Bawah Ufuk, Hilal Awal Ramadan Tak Terlihat di NTB
Selasa, 17 Februari 2026 | 17:39 WIB
Mataram, Beritasatu.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan posisi hilal awal Ramadan 1447 Hijriah saat ini masih berada di bawah ufuk dengan ketinggian minus 1,268 derajat yang terpantau melalui Pusat Observasi Bulan di Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB).
"Tinggi hilal minus 1,268 derajat dan elongasi 1,208 derajat," kata Kepala Stasiun Geofisika Mataram Sumawan dalam laporan di Mataram, Selasa (17/2/2026), dikutip dari Antara.
Sumawan mengatakan dengan posisi Bulan masih di bawah garis horizon dan elongasi yang sangat kecil tersebut, maka hilal secara astronomis tidak bisa teramati secara jelas.
Menurutnya, secara umum hilal berpotensi terlihat jelas jika berada di atas ufuk dengan ketinggian positif dan memiliki elongasi minimal sekitar 6 hingga 7 derajat.
Selain melakukan pemantauan hilal di Lombok Utara, BMKG NTB juga menyiapkan titik rukyatul hilal di Pantai Loang Baloq, Kota Mataram. Kegiatan pengamatan hilal tersebut dijadwalkan berlangsung pada pukul 17.00 Wita pada Rabu (18/2/2026).
Sumawan menerangkan tinggi hilal saat pemantauan Rabu telah mencapai 8,287 derajat dengan elongasi 11,588 derajat.
Berdasarkan pemberitaan sebelumnya Kementerian Agama (Kemenag) menggelar sidang isbat penetapan awal bulan Hijriah di Jakarta pada Selasa (17/2/2026).
Hasil sidang isbat tersebut menjadi dasar resmi pemerintah pusat dalam menetapkan awal puasa Ramadhan untuk masyarakat Indonesia.
Kementerian Agama bersama BMKG melakukan pemantauan hilal secara serentak pada 133 titik yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia dengan rincian 96 titik dipantau oleh Kementerian Agama dan 37 titik dilakukan oleh BMKG.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Pendakian Gunung Gede Pangrango Dibuka Lagi pada 13 April 2026




