ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

H-1 Ramadan, 12.944 Korban Banjir Sumatera Masih Mengungsi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:23 WIB
IO
DM
Penulis: Ilham Oktafian | Editor: DM
Sebanyak 12.944 warga terdampak banjir Sumatera masih bertahan di tenda pengungsian. Mayoritas pengungsi berasal dari wilayah Aceh. Hal itu disampaikan Menteri Dalam Negeri yang juga Kepala Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca-Bencana Sumatera, Tito Karnavian, dalam rapat bersama pimpinan DPR di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 18 Februari 2026.
Sebanyak 12.944 warga terdampak banjir Sumatera masih bertahan di tenda pengungsian. Mayoritas pengungsi berasal dari wilayah Aceh. Hal itu disampaikan Menteri Dalam Negeri yang juga Kepala Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca-Bencana Sumatera, Tito Karnavian, dalam rapat bersama pimpinan DPR di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 18 Februari 2026. (Beritasatu.com/Ilham Oktafian)

Jakarta, Beritasatu.com - Sebanyak 12.944 warga terdampak banjir Sumatera masih bertahan di tenda pengungsian. Mayoritas pengungsi berasal dari wilayah Aceh.

Hal itu disampaikan Menteri Dalam Negeri yang juga Kepala Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca-Bencana Sumatera, Tito Karnavian, dalam rapat bersama pimpinan DPR di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (18/2/2026).

“Pengungsi tadinya 2 juta lebih, sekarang menjadi lebih kurang 12.944 orang yang ada di tenda,” kata Tito.

ADVERTISEMENT

Dari total 12.944 pengungsi, sebanyak 12.144 orang merupakan warga Aceh. Mereka tersebar di sejumlah wilayah, mulai dari Aceh Utara hingga Aceh Tamiang.

Sementara itu, 850 pengungsi lainnya berasal dari Sumatera Utara dan saat ini bertahan di tenda pengungsian di kawasan Tapanuli Tengah. Tito juga menyebutkan untuk wilayah Sumatera Barat, jumlah pengungsi sudah nihil. “Dari data yang di Sumatera Barat saat ini sudah nol,” ujarnya.

Selain pengungsi, data korban jiwa akibat banjir Sumatera juga menjadi perhatian. Total korban meninggal dunia tercatat sebanyak 1.205 orang, dengan 139 orang masih dinyatakan hilang.

Perinciannya, korban meninggal didominasi warga Aceh sebanyak 562 orang. Kemudian, 376 warga Sumatera Utara dan 267 warga Sumatera Barat juga dinyatakan meninggal dunia akibat bencana tersebut. “Korban yang meninggal dunia dalam data kita adalah 1.205 orang dan yang hilang 139 orang,” tegas Tito.

Pemerintah terus melakukan percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana banjir Sumatera, termasuk penanganan pengungsi yang masih bertahan di tenda serta pencarian korban hilang.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

220 Siswa di Nagan Raya Masih Sekolah di Tenda Pascabanjir Sumatera

220 Siswa di Nagan Raya Masih Sekolah di Tenda Pascabanjir Sumatera

NUSANTARA
Bobby: Sumut Zero Pengungsi, yang di Tenda Sudah Huni Huntara-Huntap

Bobby: Sumut Zero Pengungsi, yang di Tenda Sudah Huni Huntara-Huntap

SUMATERA UTARA
Satgas PRR Fokus Bersihkan Lumpur dan Pulihkan Sawah Terdampak Banjir

Satgas PRR Fokus Bersihkan Lumpur dan Pulihkan Sawah Terdampak Banjir

NASIONAL
Sekolah di Sumatera Kembali Tatap Muka Seusai Diterjang Bencana

Sekolah di Sumatera Kembali Tatap Muka Seusai Diterjang Bencana

NUSANTARA
Tito: 38 Daerah di Sumatera Pulih dari Bencana, 11 Masih Perlu Atensi

Tito: 38 Daerah di Sumatera Pulih dari Bencana, 11 Masih Perlu Atensi

NASIONAL
Prabowo Malam Takbiran di Sumut dan Salat Id di Aceh Tamiang Besok

Prabowo Malam Takbiran di Sumut dan Salat Id di Aceh Tamiang Besok

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT