ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Bansos Pascabencana Sumatera Tembus Rp 2 Triliun

Rabu, 18 Februari 2026 | 13:36 WIB
IO
DM
Penulis: Ilham Oktafian | Editor: DM
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf mengakui Kebutuhan anggaran bantuan sosial (bansos) untuk percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di wilayah Sumatera menembus lebih dari Rp 2 triliun. Anggaran tersebut diperuntukkan bagi tiga provinsi terdampak, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf mengakui Kebutuhan anggaran bantuan sosial (bansos) untuk percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di wilayah Sumatera menembus lebih dari Rp 2 triliun. Anggaran tersebut diperuntukkan bagi tiga provinsi terdampak, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. (Beritasatu.com/Dayat)

Jakarta, Beritasatu.com - Kebutuhan anggaran bantuan sosial (bansos) untuk percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di wilayah Sumatera menembus lebih dari Rp 2 triliun. Anggaran tersebut diperuntukkan bagi tiga provinsi terdampak, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyampaikan, dari total kebutuhan tersebut sekitar Rp 655 miliar telah tersedia melalui pagu khusus. Sementara sisanya masih diajukan melalui tambahan anggaran pemerintah.

“Dana yang sudah siap digunakan antara lain untuk santunan ahli waris, jaminan hidup, bantuan isi hunian, serta pemulihan sosial ekonomi masyarakat terdampak,” ujar Saifullah dalam rapat koordinasi Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera bersama DPR, Rabu (18/2/2026).

ADVERTISEMENT

Kementerian Sosial mencatat santunan bagi ahli waris korban meninggal dunia telah disalurkan lebih dari Rp 14 miliar kepada 990 penerima, dengan nilai Rp 15 juta per korban. Selain itu, bantuan jaminan hidup telah tersalurkan lebih dari Rp 20 miliar dan akan terus diperluas sesuai hasil verifikasi data.

Untuk bantuan isi hunian, Kemensos menyiapkan anggaran lebih dari Rp 98 miliar bagi lebih dari 32.000 keluarga penerima manfaat di tiga provinsi tersebut.

Saifullah menegaskan, penyaluran bansos pascabencana dilakukan setelah proses validasi data rampung. Hingga kini, 29 dari 53 kabupaten/kota terdampak telah tervalidasi dan siap menerima bantuan tahap rehabilitasi dan rekonstruksi.

Validasi dilakukan bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), melalui penetapan berita acara oleh kepala daerah dan validasi lanjutan oleh Kementerian Dalam Negeri sebelum dana dicairkan.

Pemerintah memastikan percepatan penyaluran bansos pascabencana ini menjadi prioritas agar masyarakat di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dapat segera memulihkan kondisi sosial ekonomi mereka.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

220 Siswa di Nagan Raya Masih Sekolah di Tenda Pascabanjir Sumatera

220 Siswa di Nagan Raya Masih Sekolah di Tenda Pascabanjir Sumatera

NUSANTARA
Bobby: Sumut Zero Pengungsi, yang di Tenda Sudah Huni Huntara-Huntap

Bobby: Sumut Zero Pengungsi, yang di Tenda Sudah Huni Huntara-Huntap

SUMATERA UTARA
Satgas PRR Fokus Bersihkan Lumpur dan Pulihkan Sawah Terdampak Banjir

Satgas PRR Fokus Bersihkan Lumpur dan Pulihkan Sawah Terdampak Banjir

NASIONAL
Sekolah di Sumatera Kembali Tatap Muka Seusai Diterjang Bencana

Sekolah di Sumatera Kembali Tatap Muka Seusai Diterjang Bencana

NUSANTARA
Tito: 38 Daerah di Sumatera Pulih dari Bencana, 11 Masih Perlu Atensi

Tito: 38 Daerah di Sumatera Pulih dari Bencana, 11 Masih Perlu Atensi

NASIONAL
Prabowo Malam Takbiran di Sumut dan Salat Id di Aceh Tamiang Besok

Prabowo Malam Takbiran di Sumut dan Salat Id di Aceh Tamiang Besok

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT