ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

BPS Verifikasi 44.742 Rumah Terdampak Bencana Sumatera

Rabu, 18 Februari 2026 | 21:01 WIB
AH
RA
Penulis: Akmalal Hamdhi | Editor: RP
Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti.
Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti. (Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com – Badan Pusat Statistik (BPS) memverifikasi 44.742 rumah terdampak bencana di Sumatera yang telah teridentifikasi tingkat kerusakannya per Selasa (17/2/2026). BPS menyebut data ini dapat digunakan sebagai acuan dasar dalam penyaluran bantuan.

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan, data tersebut berasal dari 47.686 keluarga unik yang telah tervalidasi layak menerima bantuan. Proses ini termasuk pembersihan data dari duplikasi dan ketidaksesuaian nomor induk kependudukan (NIK).

"Data ini juga sudah kami identifikasi jenis kerusakan rumahnya. Ada 47.686 keluarga ini, 44.742 sudah bisa teridentifikasi jenis kerusakannya," ungkap Amalia dalam rapat koordinasi satgas pemulihan pascabencana Sumatera di gedung DPR, Rabu (18/2/2026).

ADVERTISEMENT

Dari 44.742 rumah tersebut, sebanyak 20.423 rumah masuk kategori rusak ringan, 8.972 rusak sedang, 12.731 rusak berat, 312 rumah hanyut, dan 2.304 rumah masuk kategori lainnya.

Sementara itu, terdapat 2.944 rumah yang belum dapat ditentukan jenis kerusakannya karena tidak tercantum dalam surat keputusan (SK) bupati/wali kota maupun SK tiga pihak. Data ini telah dikembalikan untuk dilengkapi.

“Ini kami kembalikan dan kami kemudian minta BPS daerah untuk berkoordinasi dengan Pemda setempat untuk segera bisa mengidentifikasi 2.944 untuk jenis kerusakan rumahnya,” tegasnya. 

Selain itu, BPS membangun dashboard data tunggal yang dilengkapi geo-tagging untuk memantau lokasi rumah terdampak secara detail. Dashboard ini juga menampilkan kondisi rumah sebelum dan setelah bencana banjir dan tanah longsor menerjang. 

"Nanti dashboard ini bisa dimanfaatkan oleh satgas untuk memantau progres. Dashboard ini sudah kami berikan aksesnya kepada satgas dan juga sudah kami sampaikan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)," pungkas Amalia.

Pemutakhiran data ini merupakan respons cepat BPS dalam mendukung penanganan pemulihan pascabencana di Sumatera, dengan mengumpulkan data prabencana dan pascabencana, termasuk pemadanan serta verifikasi data dari pemerintah daerah.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT