ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Prabowo Panggil Mendiktisaintek Bahas Ketahanan Pangan dan Energi

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:56 WIB
CS
IC
Penulis: Celvin Moniaga Sipahutar | Editor: CAH
Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa 10 Maret 2026.
Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa 10 Maret 2026. (Beritasatu.com/Celvin Moniaga Sipahutar)

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (10/3/2026). Mendiktisaintek akan rapat dengan presiden terkait ketahanan pangan dan energi.

Pantauan Beritasatu.com, Brian yang menaiki mobil RI 25 tiba di kompleks Istana Kepresidenan sekitar pukul 14.15 WIB. Di tengah hujan deras, ia bergegas turun dengan mengenakan payung untuk memasuki Istana.

Saat ditanya oleh awak media terkait agenda dengan Presiden Prabowo, Brian mengaku belum mengetahui secara terperinci. Namun, ia mengatakan rapat tersebut kemungkinan akan membahas terkait upaya perguruan tinggi untuk mendukung ketahanan pangan dan energi.

ADVERTISEMENT

“Mungkin terkait hasil-hasil riset yang bisa digunakan segera untuk mendukung ketahanan pangan, ketahanan energi juga,” ujar Brian.

Brian menjelaskan agenda rapat dengan Presiden Prabowo akan membahas percepatan pemanfaatan hasil riset nasional. Fokus utama diarahkan pada penelitian yang mendukung ketahanan pangan dan ketahanan energi nasional.

Menurutnya, dua sektor tersebut menjadi sangat penting karena turut terdampak dinamika geopolitik global. Pemerintah pun akan mendorong perguruan tinggi agar segera mengakselerasi penerapan hasil penelitian untuk memperkuat ketahanan nasional di kedua bidang tersebut.

"Nanti (hasil rapat) saya update," ucap Brian.

Isu ketahanan energi nasional tengah menjadi sorotan seiring konflik antara Iran dan Israel-Amerika Serikat yang masih memanas. Sejumlah laporan menyebutkan bahwa ketegangan bahkan membuat Iran menutup Selat Hormuz. 

Selat Hormuz vital, terutama karena menjadi jalur utama pengiriman minyak dunia, dengan sekitar seperlima pasokan minyak global melewati perairan sempit ini setiap hari. Jika terganggu, dampaknya bisa memicu lonjakan harga energi dan ketidakstabilan ekonomi serta geopolitik global.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Prabowo Panggil Mendiktisaintek Bahas Teknologi Ketahanan Energi

Prabowo Panggil Mendiktisaintek Bahas Teknologi Ketahanan Energi

NASIONAL
Prabowo Perintahkan Mendiktisaintek Siapkan SDM Unggul Kampung Nelayan

Prabowo Perintahkan Mendiktisaintek Siapkan SDM Unggul Kampung Nelayan

NASIONAL
Prabowo Resmikan 156 Prodi Spesialis, Mahasiswa Kedokteran Melonjak

Prabowo Resmikan 156 Prodi Spesialis, Mahasiswa Kedokteran Melonjak

NASIONAL
LPDP 2026 Dibuka, Pemerintah Siapkan 5.750 Kuota Beasiswa

LPDP 2026 Dibuka, Pemerintah Siapkan 5.750 Kuota Beasiswa

NASIONAL
PPDS Unsri Ditutup Sementara, Mendiktisaintek Buka Suara

PPDS Unsri Ditutup Sementara, Mendiktisaintek Buka Suara

NASIONAL
Mendiktisaintek Wacanakan Mata Kuliah Koperasi Wajib di Kampus

Mendiktisaintek Wacanakan Mata Kuliah Koperasi Wajib di Kampus

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT