Program MBG Jangkau 60 Juta Orang, Santri Baru 10 Persen
Kamis, 2 April 2026 | 18:55 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Badan Gizi Nasional (BGN) mencatat program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah menjangkau lebih dari 60 juta penerima manfaat hingga 30 Maret 2026.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengungkapkan, jumlah penerima manfaat program tersebut telah mencapai 61.680.043 orang yang tersebar di 38 provinsi.
“Per 30 Maret 2026, program ini sudah menjangkau 38 provinsi dengan total 61.680.043 penerima manfaat,” ujar Zulkifli di Jakarta, Kamis (2/4/2026).
Ia menjelaskan, sebagian besar penerima manfaat berasal dari sekolah umum yang mencapai sekitar 80%. Sementara itu, santri di pondok pesantren baru mencakup sekitar 10% dari total penerima.
Menurut Zulkifli, pemerintah akan mempercepat pendataan untuk memperluas cakupan program, khususnya bagi santri dan siswa madrasah.
“Ini akan kami percepat, karena pondok pesantren baru sekitar 10%. Pendataan juga akan kami sempurnakan, termasuk untuk sekolah madrasah, baik ibtidaiyah, tsanawiyah, aliyah, negeri maupun swasta di bawah Kementerian Agama,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia mengakui masih terdapat sejumlah hal yang perlu diperbaiki dalam pelaksanaan program MBG, terutama terkait standar kualitas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Zulkifli menuturkan, saat ini terdapat 2.162 SPPG yang telah beroperasi. Namun, sebanyak 1.789 SPPG untuk sementara dihentikan operasionalnya guna dilakukan perbaikan.
“Program MBG ini sangat besar dan mendasar. Memberikan makan kepada 60 juta anak bukan hal mudah dengan berbagai dinamika. Karena itu, pemerintah terus melakukan penyempurnaan,” ujarnya.
Ia menegaskan, SPPG yang tidak memenuhi standar akan diperbaiki, dan jika tidak dapat ditingkatkan kualitasnya maka akan ditutup.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Jerman vs Pantai Gading: Duel Hidup Mati Penguasa Grup E




