Prabowo Jajaki Kirim Anak Bangsa Jadi Kosmonot ke Rusia
Rabu, 22 April 2026 | 13:34 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah Indonesia menjajaki kerja sama strategis dengan Rusia pada bidang teknologi antariksa. Salah satu rencana yang mengemuka adalah pengiriman putra-putri terbaik Indonesia untuk mengikuti pelatihan kosmonot di negara tersebut.
Rencana ini disampaikan Menteri Luar Negeri Sugiono seusai kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto ke Moskwa pada pertengahan April 2026. Pembahasan dilakukan dalam pertemuan bilateral antara Prabowo dan Presiden Rusia Vladimir Putin.
“Bapak Presiden juga menyampaikan kemungkinan untuk Indonesia mengirimkan putra-putri terbaik untuk bisa mengikuti program pelatihan kosmonotnya Rusia,” ujar Sugiono dalam konferensi pers di Situation Room, Gedung Bina Graha, kompleks Istana Kepresidenan, Rabu (22/4/2026).
Sugiono menjelaskan, kemampuan suatu negara mengirimkan manusia ke orbit menjadi indikator penting kemajuan teknologi. Hal ini dinilai dapat memperkuat posisi Indonesia di kancah global, khususnya dalam penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi antariksa.
“Ini merupakan satu parameter satu negara memiliki keunggulan pada bidang teknologi, kemudian bisa mengirimkan awak ataupun alat ke orbit,” lanjutnya.
Selain sektor antariksa, Indonesia dan Rusia juga membahas kerja sama pada bidang energi alternatif. Pemerintah berupaya mempercepat transisi energi melalui pengembangan biodiesel dan bioetanol guna mengantisipasi fluktuasi harga energi global, terutama akibat ketegangan di kawasan Timur Tengah.
Sugiono menegaskan, penjajakan kerja sama ini sejalan dengan prinsip politik luar negeri bebas aktif yang dianut Indonesia. Pemerintah berupaya memperluas kemitraan internasional demi kepentingan nasional.
“Seperti apa yang disampaikan oleh Bapak Presiden, bahwa ‘Seribu kawan terlalu sedikit, dan satu lawan terlalu banyak’. Yang kita arahkan untuk menjaga dan memperjuangkan kepentingan-kepentingan nasional,” pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Jerman vs Pantai Gading: Duel Hidup Mati Penguasa Grup E




