Roblox Patuhi PP Tunas, Keamanan Anak Kini Diperketat
Kamis, 30 April 2026 | 22:37 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, mengapresiasi langkah Roblox yang memperkuat perlindungan anak sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik Dalam Pelindungan Anak atau PP Tunas.
Komitmen tersebut disampaikan Roblox kepada Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) setelah melalui serangkaian pembahasan intensif. Menurut Meutya, karakter Roblox sebagai platform gim memiliki tantangan yang berbeda dibandingkan media sosial.
“Hari ini Roblox menyampaikan komitmen kepatuhan kepada Kemenkomdigi. Ini sebetulnya sudah dalam pembicaraan yang cukup panjang, mengingat Roblox adalah gim yang berbeda dengan kelompok media sosial. Ada cukup banyak detail yang harus kita bicarakan,” ujarnya di kantor Kemenkomdigi, Jakarta Pusat, Kamis (30/4/2026).
Meutya menjelaskan, ada tiga langkah utama yang dilakukan Roblox untuk memenuhi ketentuan dalam PP Tunas. Pertama, penerapan verifikasi usia bagi seluruh pengguna. Pengguna yang tidak melakukan verifikasi usia akan otomatis kehilangan akses ke fitur komunikasi langsung atau chat.
Aturan ini juga berlaku bagi pengguna berusia di atas 16 tahun yang tidak menyelesaikan verifikasi wajah. “Verifikasi usia ini sangat penting. Mereka yang tidak melakukan verifikasi usia, fitur chat-nya akan dimatikan. Termasuk pengguna di atas 16 tahun yang tidak melakukan verifikasi wajah, fitur komunikasinya juga akan otomatis dinonaktifkan,” jelas Meutya.
Kedua, penerapan klasifikasi konten berdasarkan usia. Dengan sistem ini, konten gim yang dapat diakses anak di bawah 13 tahun akan berbeda dengan pengguna berusia 13 hingga 16 tahun, maupun pengguna di atas 16 tahun. Kebijakan ini bertujuan memastikan anak-anak hanya mengakses konten yang sesuai dengan tahap perkembangan usia mereka.
Ketiga, penyediaan fitur screen time untuk membantu orang tua mengontrol durasi bermain anak. Melalui fitur ini, orang tua dapat secara langsung mengatur dan membatasi waktu bermain anak di platform Roblox.
Menurut Meutya, kebijakan ini menjadi langkah penting dalam mencegah adiksi gim pada anak. “Ini menjadi aturan gim pertama, mungkin di dunia. Negara-negara lain umumnya baru menerapkan pembatasan akses akun pada media sosial. Di Indonesia, aturan ini juga diterapkan pada platform gim,” katanya.
Ia menambahkan, Kemenkomdigi mengapresiasi respons positif Roblox dalam mematuhi regulasi yang berlaku di Indonesia. Dengan komitmen dari Roblox, Meutya memastikan seluruh delapan platform digital yang menjadi fokus utama pemerintah kini telah memenuhi ketentuan PP Tunas.
Ke depan, Kemenkomdigi akan terus melakukan pendalaman serta pengawasan ketat untuk memastikan seluruh komitmen tersebut dijalankan secara konsisten di lapangan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
BNN Minta Kemenkomdigi Blokir Situs Terindikasi Kejahatan Narkotika




