Jokowi Buka Suara Soal Segera Pakai Jaket Ketua Dewan Pembina PSI
Jumat, 19 Juni 2026 | 13:03 WIB
Solo, Beritasatu.com - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menanggapi kabar dirinya akan segera mengenakan jaket Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan diperkenalkan sebagai ketua dewan pembina partai yang dipimpin oleh putra bungsunya, Kaesang Pangarep tersebut.
"Di PSI itu kan ada mekanisme partai yang harus dilalui, tidak hanya penjaketan saja langsung," kata Jokowi saat ditemui wartawan di kediamannya di Jalan Kutai Utara, nomor 1, Sumber, Solo, Jumat (19/6/2026).
Meski demikian, Jokowi memastikan akan memenuhi berbagai undangan yang diterimanya dari PSI maupun masyarakat di berbagai daerah. Ia menegaskan keterlibatannya saat ini lebih sebagai pemberi motivasi bagi kader dan simpatisan partai.
Baca Juga: Jokowi Mulai Safari Politik Keliling Indonesia dari Lampung Akhir Juni
"Yang paling penting undangan-undangan yang saya terima dari masyarakat, dari PSI nanti akan saya hadiri semuanya," ujarnya.
Saat ditanya apakah kehadirannya dalam berbagai agenda PSI nantinya sebagai ketua dewan pembina, Jokowi memberikan jawaban singkat.
"Ya, sebagai apa? Sebagai motivator," katanya.
Sebelumnya, Ketua Harian PSI Ahmad Ali menyebut penyematan jaket PSI kepada Jokowi pada dasarnya hanya bersifat seremonial. Menurutnya, publik sudah dapat menilai kedekatan Jokowi dengan PSI dari berbagai pernyataan yang selama ini disampaikan mantan presiden tersebut.
Baca Juga: PSI Tegaskan Kunjungan Jokowi ke Daerah Bukan Safari Politik
Jokowi juga kembali menegaskan komitmennya untuk membantu PSI menghadapi kontestasi politik mendatang. Ia mengaku akan bekerja maksimal untuk membesarkan PSI.
"Ya, seperti yang sudah saya sampaikan di kongres, di rakernas. Saya akan bekerja mati-matian untuk PSI," jawab Jokowi.
Pernyataan tersebut sejalan dengan komitmen yang sebelumnya disampaikan Jokowi dalam sejumlah agenda PSI, di mana ia menyatakan siap turun langsung membantu partai berlambang mawar itu memperkuat basis dukungan menjelang Pemilu 2029.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
AS Sebut Tak Ada Bukti Iran Kembali Tutup Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Prabowo Minta Masa Tunggu Haji Lebih Singkat dari Saat Ini




