BI bantah rancang isu suap kepada anggota DPR
Jumat, 17 Desember 2010 | 10:50 WIB
"Kamu itu dari tadi ngomong by design oleh BI. Siapa yang bilang? "
Gubernur Bank Indonesia, Darmin Nasution hari ini akan mengirimkan klarifikasi kepada Komisi XI tentang isu suap Rp 100 miliar kepada anggota Komisi XI yang diduga diembuskan oleh Ketua Ikatan Pegawai Bank Indonesia, Agus Santoso.
"Sebetulnya, BI bukan pihak di sini. Yang menjadi pihak adalah orang bersangkutan [Agus Santoso], tapi karena diharapkan [isu suap] ini bisa segera selesai dan dibuat klir, pihak Komisi XI menginginkan BI ikut klarifikasi," kata Darmin kepada beritasatu, di Gedung BI, pagi ini.
Dikatakan oleh Darmin, kasus isu suap Rp 100 miliar tersebut telah diselesaikan dengan damai oleh Agus Santoso dan Komisi XI sehingga sudah tidak perlu dipermasalahkan lagi. "Semuanya sudah diselesikan dengan baik. Komisi XI dan saudara Agus sudah saling memaafkan. Saya juga sudah baca pagi ini penjelasan Harry Azhar Azhar [Wakil Ketua Komisi XI]. Katanya sudah selesai," kata Darmin.
Namun Darmin menampik tudingan, isu suap Rp 100 miliar kepada anggota Komisi XI adalah skenario dari Bank Indonesia. Dikatakan oleh Darmin, BI tidak pernah meminta dan menyuruh orang untuk menyebarkan isu dan bicara mengenai suap Rp 100 miliar tersebut."Kamu itu dari tadi ngomong by design oleh BI. Siapa yang bilang? Enak saja kamu bicara," Darmin membentak.
Isu suap Rp 100 miliar dari BI kepada anggota Komisi XI mengemuka awal pekan ini. Anggota Komisi XI Muhammad Hatta, dituding meminta uang Rp 100 miliar kepada Agus untuk memuluskan pembahasan empat rancangan undang undang yang terkait dengan BI, dan sedang dibahas oleh Komisi XI. Namun anggota DPR dari Fraksi PAN itu membantah meminta uang kepada Agus.
Kepada wartawan beritasatu Rabu malam lalu, Hatta menuding balik, isu suap itu adalah skenario dari BI. "Saya tidak puas karena menyangkut nama saya, dan saya punya alibi. Saya kira ini bukan slip tongue tapi by design," kata Hatta.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




