Anggota TNI Tewas Tertimbun Longsor Tambang Emas Ilegal di Bulungan

Jumat, 13 Januari 2023 | 11:40 WIB
FA
FS
Penulis: Fuad Iqbal Abdullah | Editor: FFS
Proses evakusi warga yang tertimbun longsor di tambang ilegal di Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, Kamis, 12 Januari 2023 malam.
Proses evakusi warga yang tertimbun longsor di tambang ilegal di Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, Kamis, 12 Januari 2023 malam. (Beritasatu.com/ Fuad Iqbal Abdullah/Fuad Iqbal Abdullah)

Bulungan, Beritasatu.com - Dua orang warga yang diduga penambang emas ilegal di Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, tewas tertimbun longsor di dalam lubang tambang, Kamis (12/1/2023) malam. Ironisnya, satu dari dua korban tewas itu, diduga merupakan anggota TNI yang berdinas di Denpom VI/3 Bulungan.

Musibah nahas itu terjadi di kawasan tambang emas ilegal di Kecamatan Sekatak, Kabupaten Bulungan, Kalimantan utara.

Proses evakuasi kedua korban berlangsung dramatis. Hal ini karena kondisi lubang tambang emas ilegal itu cukup sempit. Akibatnya, warga dan para penambang emas lainnya harus berjibaku untuk mengeluarkan jenazah kedua korban dari mulut lubang tambang.

Salah seorang penambang emas yang berhasil selamat dari musibah itu, Uwa mengatakan peristiwa nahas itu terjadi pada Senin (9/1/2023) lalu. Namun, kedua korban baru bisa dievakuasi dan dikeluarkan dari lubang tambang pada Kamis (12/1/2023) malam. Hal itu lantaran kedua korban tewas tertimbun tanah longsor yang berada di kedalaman 26 meter dari permukaan tanah.

"Jadi pada saat kejadian itu, saat kedua korban tertimbun tanah longsor di kedalaman 26 meter dari permukaan tanah, saya orang kedua yang berhasil selamat," kata Uwa.

Setelah berhasil selamat, Uwa meminta pertolongan ke warga dan para penambang emas lainnya. Proses evakuasi korban memang berjalan cukup lama. Hal ini karena kondisi kontur tanah yang labil. Selain itu, sempitnya lubang tambang membuat proses evakuasi tidak bisa dilakukan dengan cepat.

"Jadi saya sudah bolak balik sebanyak 3 kali untuk meminta pertolongan, karena posisi korban itu sudah tertimbun tanah tetapi masih bisa berkomunikasi dengan kami pak," imbuhnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon