Lukman, Pelatih Angkat Besi Mengundurkan Diri
Rabu, 4 Juni 2014 | 18:07 WIB
Jakarta - Kabar mengejutkan datang dari cabang olahraga angkat besi. Pelatih nasional Lukman menyatakan mundur dari pelatnas Asiann Games 2014. Surat pengunduran diri sudah ia ajukan ke PB PABBSI pada 28 Mei lalu.
Lukman bukan pelatih sembarangan. Pada Olimpiade 2012 ia sukses mengantarkan anak asuhnya, Triyatno, meraih medali perak.
Dihubung jurnalis kemarin, Selasa (3/6), Lukman mengaku sudah lelah dengan keadaan. Ia menjelaskan selama ini ia harus berjuang sendiri, minim dukungan dari pemerintah.
Lukman mengaku harus menanggung kebutuhan atlet yang ia tangani yaitu Triyatno (69 kg) dan Edi Kurniawan (77 kg). Keadaan itu sudah berlangsung sejak pelatnas dimulai pada Februari 2014. Lukman menanggung akomodasi dan suplemen Tri dan Edi. Semakin berat karena hingga kini Tri masih dalam masa pemulihan fisik pasca cedera.
Yang membuat Lukman kemudian mundur adalah perlakuan yang tak pernah berubah dari pemerintah. Ia menjelaskan, kondisi seperti sekarang ini sudah terjadi sejak tiga tahun lalu.
Saat dihubungi, manajer pelatnas angkat besi Asian Games 2014 Dirja Wihardja tak membantah pernyataan Lukman.
"Iya betul (sudah mundur)," jawab Dirja melalu pesan singkat, Rabu (4/6).
Hal lain yang dikeluhkan Lukman adalah apresiasi yang jomplang antara atlet dengan pelatih. Baginya, bonus untuk pelatih jauh lebih kecil dibanding bonus atlet. Dua tahun lalu, untuk medali perak Olimpiade, dari pemerintah Triyatno mendapat Rp 400 juta, sementara Lukman mengaku mendapat kurang dari 25 persennya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Pendakian Gunung Gede Pangrango Dibuka Lagi pada 13 April 2026




