Svida Alisjahbana Masuk dalam Daftar BoF 500
Sabtu, 27 September 2014 | 15:20 WIB
Jakarta - Nama CEO Femina Group Svida Alisjahbana masuk dalam daftar BOF 500, yakni daftar orang-orang yang dinilai berhasil membentuk industri fashion global selama 2014 versi media digital Business of Fashion. Svida menempati posisi di kategori Catalyst.
"Penghargaan ini menjadi catatan penting pada sejarah fashion Indonesia dalam mewujudkan visi Indonesia menjadi pusat mode di Asia," demikian diungkap dalam keterangan tertulis Jakarta Fashion Week, yang diterima Beritasatu.com, Jumat (26/9).
Svida adalah satu-satunya tokoh asal Indonesia dalam daftar 500 tokoh yang dinilai berpengaruh dan memiliki peran penting dalam perkembangan industri fashion dunia. Dalam kategori Catalyst, Svida merupakan satu dari 46 tokoh dari berbagai negara, seperti Amerika Serikat, Prancis, Inggris, dan Italia.
BoF 500 adalah daftar para profesional terpilih dari ribuan nominasi yang diterima dari komunitas BoF 500, analisis data, dan riset panjang dari berbagai sudut dunia yang dilakukan tim kurator The Business of Fashion. Para kandidat berasal dari perusahaan kelas dunia hingga perusahaan pemula yang berperan penting dalam melahirkan para bintang baru di dunia fashion.
Salah satu peran penting BoF adalah sebagai vital connectors yang berhasil menjalin sinergi dengan komunitas fashion global -bukan hanya New York, London, Paris, dan Milan, tetapi juga Sao Paulo, Mumbai, Beijing hingga Jakarta. Beberapa tokoh dunia yang terpilih dalam BoF 500 adalah Angela Missoni (Italia), Christian Louboutin (Prancis), dan Cara Delevingne (Inggris).
Dalam keterangannya, Jakarta Fashion Week mencantumkan, The Business of Fashion menempatkan Svida dalam BoF 500 karena peran dinilai vital dalam mendukung desainer-desainer muda Indonesia semakin dikenal di pasar internasional. Dua program yang lahir dari buah pemikiran Svida adalah Jakarta Fashion Week dan Indonesia Fashion Forward.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada The Business of Fashion atas apresiasi ini. Penghargaan ini memiliki makna penting bukan hanya bagi kami di Jakarta Fashion Week dan Indonesia Fashion Forward yang sepanjang tahun terus bekerja keras dan ambil bagian dalam gerak maju industri fashion di negeri ini. Penghargaan ini merupakan catatan penting bagi industri fashion negeri ini dalam perjalanan Indonesia memperkenalkan begitu banyak talenta terbaik kepada industri fashion global. Bukan hanya desainer dan karyanya, Indonesia juga berpotensi mengangkat model, hair stylist, make-up artist, hingga fashion organizer agar sejajar dengan negara-negara yang memiliki industri fashion yang lebih maju. Kesempatan terbuka begitu luas bagi kita. Penghargaan ini adalah awal yang bagus dan menjadi sinyal bagi komunitas fashion Indonesia untuk terus melakukan inovasi dan memiliki visi global," kata Svida Alisjahbana.
Tahun ini, Jakarta Fashion Week menginjak usia ketujuh. Tak hanya mengedepankan karya-karya fashion terbaik dari dalam negeri, Jakarta Fashion Week selalu menampilkan karya para desainer dari berbagai negara dan organisasi fashion dunia, seperti India, Australia, Jepang, Inggris, dan Belanda.
Di bawah arahan Svida, pogram Indonesia Fashion Forward yang memiliki tujuan mempersiapkan para desainer lokal untuk menembus pasar internasional juga mencatatkan prestasi menari. Setelah keberhasilan Major Minor, label jebolan Indonesia Fashion Forward 2012, menembus department store terkemuka Harvey Nichols di Eropa, program ini secara aktif memberi kesempatan kepada para desainer Indonesia untuk tampil di runway fashion week bergengsi, seperti Tokyo Fashion Week, Paris Fashion Week, dan Seoul Fashion Week.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Pendakian Gunung Gede Pangrango Dibuka Lagi pada 13 April 2026




