Dua Pekan, Kebakaran Hutan Wisata di Batam Capai 20 Hektare

Sabtu, 28 Februari 2015 | 12:36 WIB
B
B
Penulis: BeritaSatu | Editor: B1
Ilustrasi kebakaran hutan
Ilustrasi kebakaran hutan (istimewa)

Batam - Subdirektorat Penanggulangan Bahaya Kebakaran Badan Pengusahaan Batam mencatat, dalam dua pekan setidaknya 20 hektare lahan kawasan wisata Nongsa terbakar akibat cuaca panas dan kesengajaan pihak tidak bertanggung jawab.

"Dalam beberapa hari memang banyak kebakaran di Nongsa. Ada yang kurang dari satu hektare, ada juga yang lebih dari lima hektare," kata petugas PBK BP Batam Damar Nugroho di Batam, Sabtu (28/2).

Kebakaran di kawasan wisata Nongsa yang terdapat sejumlah resor, lapangan golf, kebun raya, pantai tersebut rata-rata berawal dari pinggir jalan.

Hal tersebut diduga ulah pengguna jalan yang membuang puntung rokok sembarangan dan tanpa disadari puntung yang masih terdapat bara apinya menyulut kebakaran semak-semak dan hutan.

"Kami mengimbau pengguna jalan atau masyarakat tidak membuang puntung rokok sembarangan dan tidak membakar sampah pada kawasan hutan. Karena akan rentan menimbulkan kebakaran besar karena cuaca panas dan angin kencang," kata dia.

Selain di Nongsa, dalam beberapa hari belakangan juga nampak kebakaran di Sekupang Batam setelah hampir satu bulan tidak diguyur hujan.

Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Hang Nadim Batam, Philip Mustamu memperkirakan cuaca panas masih terus akan berlangsung hingga pertengahan Maret 2015.

Ia menyatakan jika terjadi hujan sifatnya hanya lokal dan dengan intensitas ringan hingga sedang.

Philip mengimbau masyarakat tidak melakukan aktivitas pembakaran sampah untuk mengurangi kemungkinan terjadinya kebakaran akibat udara yang sangat kering.

Sementara itu, Philip juga mengatakan dampak dari kebakaran di Sumatera Daratan hingga saat ini belum sampai ke Batam.

"Arah angin belum mengarah ke Batam meskipun bisa saja tiba-tiba terjadi belokan sehingga mengarah ke Batam. Namun hingga saat ini belum berdampak ke Batam," ujarnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon