Sapi Tertinggi di Dunia Itu Akhirnya Mati

Kamis, 4 Juni 2015 | 05:05 WIB
EP
B
Penulis: Eko Priyatmono | Editor: B1
Blosom dan pemiliknya, Pat Hanson.
Blosom dan pemiliknya, Pat Hanson. (People)

Illinois - Sapi bernama Blosom, pemegang Guinness World Record untuk sapi tertinggi, telah mati pada usia 13 tahun.

Menurut USA Today, hewan menakjubkan itu memiliki tinggi 193 centimeter, membuatnya hampir satu kaki lebih tinggi dari rata-rata sapi Holstein. Blossom resmi menerima gelarnya pada Oktober 2015 dan akan ditampilkan dalam edisi 2016 dari buku Guinness World Records.

Sapi tersebut mati pada 26 Mei di rumahnya peternakan Illionis setelah menderita cedera kaki serius. Dia ditemukan tidak bisa berdiri di padang rumput favoritnya. Dokter hewan yakin ia tergelincir di lumpur yang melukai ligamen di pinggulnya.

Pemilik Blossom, Pat Hanson, mengunggah hewan tersebut di Facebook, dan menuliskan bahwa sapinya itu mencari makan di padang rumput yang lebih mulia.

"Saya harus membuat keputusan yang sulit. Saya tidak akan membiarkan dia menderita. Ini adalah tindakan kebaikan terakhir yang bisa Anda lakukan untuk hewan yang Andai sayangi, tapi jelas sangat sulit," tulisnya.

Hanson telah merawat sapi yang tinggi menjulang itu sejak masih anak sapi. Bahkan ketika Blosom bayi, Hanson tahu sapi muda itu ditakdirkan untuk hal-hal besar.

"Saya mengatakan kepada ayah saya tahun lalu bahwa Blosom ditakdirkan menjadi bintang, dan dengan catatan ini, dia sudah mencapai hal itu," kata Hanson.

Blosom dimakamkan di padang rumput favoritnya, menghadap peternakan yang dikenal sebagai rumahnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon