Letusan Gunung Lokon
Garuda Akan Bantu Penumpang yang Ingin Pindah Jam Terbang
Minggu, 30 Agustus 2015 | 11:57 WIB
Manado - Maskapai Garuda Indonesia akan membantu penumpang yang ingin memindahkan jam terbang yang tertunda dari Bandara Sam Ratulangi, akibat semburan abu vulkanik Gunung Lokon di Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).
"Semburan abu vulkanik Gunung Lokon membuat Bandara Sam Ratulangi (Samrat) harus ditutup hingga pukul 13.00 Wita, dan kami siap membantu penumpang yang akan pindah jam penerbangan," kata General Manager Garuda Indonesia Cabang Manado Deddy Irawan di Manado, Minggu (30/8).
Deddy mengatakan, pihaknya sudah menjelaskan kepada penumpang dan mereka memaklumi karena ini keadaan darurat bencana alam. "Bagi penumpang yang akan pindah jam penerbangan kami berikan khusus untuk di hari ini saja, tidak berlaku untuk besok," kata Deddy.
Sesuai dengan keputusan pemerintah, menurut dia, delay akibat bencana adalah force major, sehingga tidak ada kompensasi baik penginapan maupun sejenisnya ataupun harga tiket.
"Mudah-mudahan pukul 13.00 Wita nanti Bandara Samrat sudah bisa dibuka kembali, dan berjalan seperti biasanya," katanya.
Humas PT Angkasa Pura I Bandara Samrat Manado Ilham Sakti mengatakan, saat ini tengah proses pembersihan landasan pacu Bandara Samrat dan sesuai Notice To Airmen (Notam) direncanakan dibuka pukul 13.00 Wita.
Sabtu (29/8), pukul 23.48 Wita, gunung api aktif di Tomohon ini kembali meletus dan melontarkan material debu vulkanik setinggi 1.500 meter ke arah timur hingga utara.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Pendakian Gunung Gede Pangrango Dibuka Lagi pada 13 April 2026




