Osteoarthritis Bisa Menyerang Sekujur Tubuh

Rabu, 2 September 2015 | 22:00 WIB
EH
B
Penulis: Euis Rita Hartati | Editor: B1
Ilustrasi osteoarthritis.
Ilustrasi osteoarthritis. (Ist/Ist)

Jakarta - PT Combiphar melalui Combi Health Forum menggelar edukasi tentang Osteoarthritis (OA), penyakit degeneratif yang menyerang bagian sendi tulang. Selama ini, sebagian masyarakat menganggap penyakit OA adalah asam urat dan hanya menyerang orang lanjut usia.

"Pemahaman masyarakat tentang Osteoarthritis masih terbatas, bahkan umumnya beranggapan bahwa penyakit ini adalah rematik atau asam urat. Untuk itu melalui Combi Health Forum kami mengedukasi masyarakat mengenai pencegahan penyakit ini melalui gaya hidup sehat serta mengobatinya dengan inovasi produk Combiphar," jelas CEO Combiphar Michael Wanandi dalam sebuah diskusi kesehatan di Jakarta.

Pakar OA dokter M Rizal Chaidir SpOT K mengatakan bahwa Osteoarthritis dapat menyerang sekujur tubuh, terutama lutut, jari tangan, bahu, tungkai pinggul dan pergelangan kaki. Salah satu tipe arthritis yang paling sering terjadi karena keausan sendi yang menyebabkan kerusakan tulang rawan sendi. "Beberapa gejala Osteoarthritis adalah rasa sakit setelah gerakan berlebihan, kaku dan pembengkakan pada sendi, krepitasi (bunyi gemeretak), serta kehilangan fleksibilitas. Sendi yang paling sering mengalami Osteoarthritis adalah sendi lutut dan sendi panggul karena kedua sendi tersebut bekerja paling berat menopang bobot tubuh. Semakin berat badannya, semakin besar resiko terkena kerusakan sendi," ujar Rizal.

Tercatat, Osteoarthritis banyak dialami pasien yang mempunyai berat badan berlebih, penderita diabetes, penderita rheumatoid, dan atlet. Untuk mengobati atau mengurangi resiko sakit karena Osteoarthritis, dunia medis saat ini sudah menemukan obat suntik yang telah terbukti klinis, hanya satu kali suntikan dapat bertahan hingga 18 bulan.

Pakar Osteoarthritis dari Italia, Lorenzo Castellani, M.D. Orthopaedic Surgeon mengatakan saat ini dengan kemajuan teknologi obat penyakit ini sudah ditemukan. "Formula Hyalone yang dengan satu kali penyuntikan pada pengobatan OA, terbukti secara medis dapat bertahan dan berfungsi selama 18 bulan.

Menurut Lorenzo, formula Hyalone langsung menghilangkan rasa sakit, meningkatkan pergerakan sendi (Improve range movement), dan mengurangi inflamasi. Lebih lanjut, ia menjelaskan, Osteoarthritis adalah kondisi sendi terasa nyeri dan kaku akibat inflamasi yang timbul karena gesekan ujung-ujung tulang penyusun sendi akibat berkurangnya kekentalan dan elastisitas cairan synovial, yaitu asam hialuronat, yang berada di antara sendi tulang dan berfungsi sebagai pelumas. Berbagai faktor bisa menjadi pemicu penyakit Osteoarthritis, yaitu degeneratif (faktor usia), jenis kelamin (wanita lebih beresiko terkena OA), deformitas pada tulang ataupun defek pada kartilago, obesitas, cedera sendi serta jenis-jenis pekerjaan tertentu.

Yuddi Suyud, Senior General Manager Medical Promotion & Development Combiphar, menambahkan bahwa pentingnya pencegahan dengan pola hidup sehat. Yuddi menambahkan salah satu cara menunda datangnya penyakit adalah olahraga teratur sesuai kemampuan dan menjaga asupan nutrisi yang seimbang. "Makanan yang baik untuk dikonsumsi untuk menunda Osteoarthritis, antara lain anggur merah, blueberry, wortel, bayam, salmon, telur, susu, hingga kacang-kacangan seperti kacang merah, kacang hitam, kenari, dan almond. Sedangkan, jenis makanan yang perlu dihindari antara lain makanan olahan, makanan yang mengandung lemak jenuh, dan karbohidrat olahan," terang dia.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon