Kapal Meledak Akibat Tersangkut Kabel Listrik, Seorang Nelayan Muara Angke Kritis

Selasa, 6 Oktober 2015 | 16:53 WIB
CB
B
Penulis: Carlos Roy Fajarta Barus | Editor: B1
Ilustrasi kapal terbakar
Ilustrasi kapal terbakar (Antara/Fadlansyah)

Jakarta - Sebuah kapal yang akan sandar di dermaga Pelabuhan Muara Angke, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (6/10) meledak karena tersangkut kabel listrik.

Akibat ledakan tersebut, seorang anak buah kapal (ABK) yang sedang mengecek kabel listrik itu mengalami luka bakar cukup parah dan sempat terempas beberapa meter dari lokasi kapal.

Kepala‎ Suku Dinas (Kasudin) Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Kota Administrasi Jakarta Utara‎, Satriadi Gunawan, ‎mengatakan, kejadian ledakan terjadi pada pukul 13.30 WIB di dermaga yang tidak jauh dari mal Green Bay Pluit.

"Kapal yang terbakar diketahui KM Senang Hati milik saudara Hadi (26). Kapal tersebut terbakar karena bagian antena kapalnya bersentuhan dengan kabel listrik tegangan tinggi, sehingga berujung mengakibatkan mesin kapal itu meledak," ujar Satriadi, Jakarta, Selasa (‎6/10).

Menurut Satriadi, korban diketahui bernama Suryana (50), warga Indramayu yang saat kejadian sedang memeriksa antena yang tersangkut kabel. Suryana yang paling terkena imbas ledakan.

"Korban mengalami luka bakar dengan tingkat keparahan 80 persen, sedangkan penumpang kapal lainnya hanya mengalami luka gores terkena serpihan kayu kapal yang menyebar ke segala arah," lanjutnya.

Satriadi meluncurkan dua mobil ambulans dan sebuah mobil rescue untuk dan mengerahkan delapan personel pemadam kebakaran.

"Saat tiba di lokasi, korban sudah dievakuasi dengan KWK (Koperasi Wahana Kalpika -sejenis angkot), dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Atmajaya untuk mendapatkan pertolongan pertama," tambah Satriadi.

Lebih lanjut, mantan asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup Kota Administrasi Jakarta Utara itu mengungkapkan saat ini pihak kepolisian dari Polres Pelabuhan Tanjung Priok baru akan melakukan olah tempat kejadian perkara.

"Kerugian akibat ledakan itu diperkirakan puluhan juta, sedangkan kondisi korban terakhir masih kritis dan dalam penanganan di IGD," tutupnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon